blank
Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar didampingi jajaran Forkopimda turun langsung meninjau progres pembangunan infrastruktur jalan di sejumlah titik, Senin (06/07/2026). Foto: Prokopimda.

JEPARA (SUARABARU.ID)– Pemerintah Kabupaten Jepara terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di berbagai wilayah sebagai upaya meningkatkan konektivitas dan kenyamanan masyarakat.

Bupati Jepara Witiarso Utomo didampingi Wakil Bupati Ibnu Hajar menyampaikan bahwa progres pekerjaan berjalan sesuai target. Hal ini disampaikan saat peninjauan proyek peningkatan Jalan Bendanpete–Buaran, pada Senin (6/7/2026).

“Sejumlah proyek peningkatan jalan yang saat ini sedang berlangsung ditargetkan selesai pada September 2026 sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat,” tegasnya.

blank
Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama Wakil Bupati Ibnu Hajar mengecek langsung pembangunan ruas jalan. Foto: Prokopimda.

Beberapa ruas yang tengah dikerjakan meliputi Jalan Bendanpete–Buaran, Jalan Nalumsari–Papringan, dan Jalan Daren–Batas Kudus. Pemerintah berharap perbaikan tersebut mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas ekonomi antardaerah.

Sementara pembangunan di ruas Bendanpete–Buaran sendiri diperkirakan telah mencapai sekitar 50 persen dalam waktu 10 hari ke depan.

“Mudah-mudahan pembangunannya berjalan lancar. Rata-rata beberapa ruas jalan yang sedang kita kerjakan ditargetkan selesai pada September,” ujar Witiarso.

Untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, Pemkab Jepara mengalokasikan anggaran dari berbagai sumber. Selain dana APBD sebesar Rp210 miliar, pemerintah juga memanfaatkan pinjaman daerah senilai Rp100 miliar serta dukungan program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) sebesar Rp100 miliar.

Menurutnya, anggaran IJD akan digunakan untuk pembangunan jalan di sejumlah wilayah, termasuk Karimunjawa, Bangsri, Kedung, dan beberapa kecamatan lainnya. Ia memastikan seluruh program tersebut akan terealisasi pada tahun ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di Kabupaten Jepara.

“Untuk wilayah Karimunjawa dialokasikan sekitar Rp55 miliar, sedangkan sisanya untuk Bangsri, Kedung, dan beberapa lokasi lainnya,” jelasnya.

Menurut Mas Wiwit, sapaan akrab Bupati, tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Jepara saat ini masih berada pada kisaran 76 persen. Oleh karena itu, pemerintah terus menggenjot pembangunan agar persentase jalan mantap terus meningkat dan semakin banyak masyarakat yang menikmati akses jalan yang layak.

“Masih ada sekitar 24 persen jalan yang belum mantap. Dengan intervensi pembangunan tahun ini, kami optimistis tingkat kemantapan jalan bisa meningkat menjadi sekitar 77 hingga 78 persen,” pungkasnya.

Melalui percepatan pembangunan infrastruktur ini, Pemkab Jepara berharap dapat meningkatkan kualitas layanan publik, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih merata.

Septiana W – Hadepe