JEPARA (SUARABARU.ID) – Menyambut tahun ajaran baru 2026-2027, SMK Negeri 2 Jepara terus melakukan berbagai persiapan guna menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan kondusif bagi seluruh peserta didik. Beragam fasilitas pendidikan dipastikan siap digunakan untuk mendukung proses pembelajaran sejak hari pertama sekolah.
“Sebagai sekolah vokasi yang telah terakreditasi A, SMK Negeri 2 Jepara memiliki berbagai sarana dan prasarana penunjang, mulai dari ruang kelas yang representatif, studio praktik sesuai kompetensi keahlian, perpustakaan, jaringan internet memadai, laboratorium, hingga area praktik yang mendukung pembelajaran berbasis keterampilan,” ujar Kepala Sekolah SMKN 2 Jepara, Indria Mustika S.Pd., M.Pd saat ditemui SUARABARU.ID, di ruang kerjanya Rabu 1 Juli 2026.
Ia menjelaskan, sekolah ini memiliki lahan yang luas, sekitar 4 Ha lebih sehingga memberikan ruang bagi siswa untuk belajar dan beraktivitas dengan nyaman. “Selain memastikan kesiapan fasilitas fisik, pihak sekolah juga melakukan penataan lingkungan, pengecekan peralatan pembelajaran, serta mempersiapkan tenaga pendidik agar proses belajar mengajar dapat berlangsung secara optimal sejak awal tahun ajaran,” ujar mantan Ketua MGMP Tata Busana Provinsi Jawa Tengah
Menurut Indria Mustika, pihaknya berkomitmen memberikan layanan pendidikan terbaik dengan menyediakan fasilitas yang memadai dengan tujuh jurusan yang ada, meliputi : Kriya Kreatif Kayu & Rotan, Kriya Kreatif Batik & Tekstil, Kriya Kreatif Logam & Perhiasan, Kriya Kreatif Keramik, Desain & Produksi Busana, Animasi, Teknik Furnitur. “Sesuai kuota, SMKN 2 Jepara menerima 520 siswa pada tahun ajaran 2026/2027,” ujarnya
“Ini bertujuan agar peserta didik dapat belajar secara maksimal, mengembangkan kompetensi, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan,” ujar Indria.
SMK Negeri 2 Jepara dikenal sebagai salah satu sekolah kejuruan yang memiliki berbagai program keahlian berbekal pengalaman panjang sebagai sekolah vokasi, sekolah ini terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui penguatan sarana pembelajaran dan pengembangan kompetensi siswa.
“Kami menyiapkan 2 kelas pada masing-masing jurusan dengan jumlah 36 anak setiap kelas lengkap dengan studio dan tenaga pengajar ahli. Untuk saat ini, alhamdulillah jumlah siswa memang sudah penuh sehingga kita bisa berkonsentrasi ke program persiapan penerimaan siswa baru,” terang Indria Mustika yang akrab disapa Bu Indri.
Menurutnya, dengan program-program terbaik untuk menyiapkan siswa menuju tenaga siap kerja yang memiliki daya saing. “Kami terus menggarap program lanjutan yang dilakukan yaitu meningkatkan kemampuan guru dengan pengadaan IHT (In House Training) di Sektor Pendidikan Kejuruan dan Sinkronisasi Persiapan Modul serta mempersiapkan TKA kelas 12 dengan sistem yang disesuaikan waktunya karena kelas 12 masih PKL hingga Oktober 2026,” tuturnya
“Segala upaya untuk persiapan dilakukan, diharapkan dengan kesiapan fasilitas yang semakin baik, proses pembelajaran pada tahun ajaran baru ini dapat berjalan lancar, efektif, dan mampu mencetak lulusan yang kompeten, kreatif, serta siap bersaing di dunia usaha, dunia industri, maupun dunia kerja,” pungkas Indria Mustika
Septiana Wibowo













