SEMARANG (SUARABARU.ID) – Aktivitas ekonomi suatu negara dapat terlihat salah satunya dari seberapa lancar barang berpindah dari pusat produksi menuju kawasan industri, pelabuhan, pusat distribusi, hingga tangan konsumen.
Pada lima bulan pertama tahun 2026, PT Kereta Api Indonesia Daop 4 Semarang mencatat pertumbuhan positif pada layanan angkutan barang yang terdiri dari angkutan retail dan peti kemas sebagai salah satu tulang punggung distribusi barang nasional.
Sepanjang Januari hingga Mei 2026, KAI Daop 4 Semarang melayani 3.161 ton angkutan retail. Capaian tersebut meningkat 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 2.981 ton. Jika dibandingkan dengan Januari–Mei 2024 yang mencapai 3.093 ton, volume angkutan retail KAI Daop 4 Semarang tumbuh 2 persen dalam dua tahun terakhir.
Sementara untuk angkutan peti kemas, sepanjang Januari hingga Mei 2026, KAI Daop 4 Semarang melayani 99.751 ton. Angka tersebut meningkat 24 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 79.848 ton. Jika dibandingkan dengan Januari–Mei 2024 yang mencapai 65.415 ton, volume angkutan peti kemas tumbuh 52 persen dalam dua tahun terakhir.
Secara keseluruhan, volume angkutan seluruh komoditas yang dilayani KAI Daop 4 Semarang sepanjang Januari hingga Mei 2026 mencapai 130.710 ton. Jumlah tersebut meningkat 32 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 98.926 ton, dan tumbuh 49 persen dibandingkan Januari–Mei 2024 yang mencapai 87.267 ton.
Pertumbuhan ini menunjukkan semakin besarnya peran transportasi berbasis rel dalam mendukung kelancaran distribusi logistik di Jawa Tengah maupun secara nasional.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengatakan, peningkatan volume angkutan barang tersebut mencerminkan tingginya kebutuhan distribusi yang mengikuti perkembangan industri, perdagangan, dan konsumsi masyarakat.
“Pertumbuhan angkutan barang menunjukkan meningkatnya aktivitas distribusi di berbagai sektor. Kereta api hadir untuk memastikan arus logistik berlangsung secara terjadwal, efisien, aman, dan mampu mendukung kebutuhan dunia usaha maupun masyarakat,” ujar Luqman, Senin (29/6/2026).
Di wilayah Daop 4 Semarang, layanan angkutan barang didukung oleh keberadaan berbagai kawasan industri strategis di Jawa Tengah, seperti Kawasan Industri Wijayakusuma, Kawasan Industri Terpadu Batang, hingga kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.
Selain itu, KAI Daop 4 Semarang juga mengoperasikan sejumlah Container Yard (CY) sebagai simpul distribusi logistik, yaitu CY Pethek di Stasiun Semarang Poncol, CY Ronggowarsito di area Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng, serta CY Brumbung di Stasiun Brumbung.













