blank
Penampilan Barongan Reog berhasil memukau pengunjung. Foto: Riki Endar Lestari

KUANYAR – Halaman SD Negeri 1 Kuanyar selama dua hari, Minggu-Senin 21-22 Juni 2026, dipenuhi suasana meriah, semangat, sekaligus haru. Sebab data itu digelar rangkaian kegiatan Pagelaran Seni Budaya dan Pelepasan Siswa Kelas VI Tahun Pelajaran 2025/2026.

Meski acara berlangsung selama dua hari, euforia kegiatan sebenarnya telah dimulai jauh sebelumnya. Setelah Penilaian Sumatif Akhir Semester (PSAS) selesai dilaksanakan, para siswa mulai disibukkan dengan berbagai persiapan. Setiap hari mereka berlatih tari, pantomim, drama, fashion show, hingga berbagai pertunjukan budaya yang akan ditampilkan di atas panggung.

Semangat tersebut tidak hanya dirasakan oleh para siswa. Orang tua wali murid juga turut antusias menantikan penampilan putra-putri mereka. Berbagai persiapan dilakukan secara bersama-sama demi menyukseskan kegiatan tahunan yang telah menjadi tradisi sekolah tersebut.

blank
Dewan Guru SDN 1 Kuanyar Mayong Jepara. Foto: Riki Endar Lestari

Sejak Kamis, tenda dan panggung utama mulai dipasang di halaman sekolah. Suasana semakin semarak saat gladi bersih dilaksanakan. Musik mulai diperdengarkan, para siswa bergantian mencoba panggung, sementara guru-guru menyiapkan berbagai kebutuhan acara. Ada yang mengatur dekorasi, memasang latar pentas, menata perlengkapan, hingga memastikan setiap penampilan berjalan sesuai rencana.

Seluruh persiapan dilakukan secara gotong royong. Semangat kebersamaan tampak jelas di setiap sudut sekolah. Bahkan saat gladi bersih berlangsung, banyak warga sekitar yang datang untuk menyaksikan latihan para siswa.

blank
Foto Bersama dengan bapak ibu guru dan Komite. Foto: Riki Endar Lestari

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan SD Negeri 1 Kuanyar yang telah memasuki tahun keempat pelaksanaannya. Pada awal penyelenggaraan, kegiatan ini dikenal sebagai Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Seiring perkembangannya, kegiatan tersebut bertransformasi menjadi Pagelaran Seni Budaya yang melibatkan seluruh kelas sebagai wadah pengembangan bakat, kreativitas, dan karakter peserta didik.

Bazar, Pentas Budaya, dan Apresiasi Prestasi

Minggu pagi sejak pukul 06.00 WIB, deretan meja bazar mulai memenuhi area sekolah. Beragam makanan, minuman, dan jajanan hasil kreativitas warga sekolah tersaji untuk para pengunjung.

Bazar kelas I hingga III masih didampingi oleh orang tua murid. Sementara itu, siswa kelas IV hingga VI diberi kesempatan mengelola transaksi secara mandiri. Mereka melayani pembeli, menghitung hasil penjualan, dan mengatur keuangan kelompok. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran karakter, khususnya dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan, tanggung jawab, dan kemandirian.

blank
Tari Jaranan yang berhasil tampil memukau. Foto: Riki Endar Lestari

Di sisi lain, guru dan orang tua wali murid bekerja sama mempersiapkan berbagai kebutuhan kegiatan. Sebagian menyiapkan tata suara, konsumsi, tata rias peserta, hingga registrasi lomba mewarnai tingkat TK dan PAUD.

Lomba mewarnai diikuti peserta dari berbagai lembaga pendidikan, baik dari Desa Kuanyar maupun luar desa. Panitia menetapkan tiga juara kategori peserta dalam desa dan tiga juara kategori luar desa.

Menjelang pembukaan, para tamu undangan mulai berdatangan. Hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas SD Dabin 3 Kecamatan Mayong Noor Yasin, M.Pd., Ketua Komite Sekolah KH Abdul Qodir, M.Pd.I., Babinsa Desa Kuanyar Koptu Oktaviyanto, perwakilan Pemerintah Desa Kuanyar Rif’an, para guru TK dan PAUD, serta ratusan orang tua wali murid.

blank
Foto bersama usai penyerahan hadiah

Acara dibuka oleh pembawa acara Etik Norviyanti dan Muh Daviq Nur, dilanjutkan penampilan tari dari siswi kelas I yang tampil lincah dengan iringan musik India. Penampilan tersebut langsung mendapat sambutan meriah dari para penonton.

Berbagai pertunjukan budaya kemudian silih berganti menghiasi panggung. Tari Jaranan, Tari Kecak, Ampar-Ampar Pisang, Sipatokaan, barongan reog, pantomim, dance modern, hingga fashion show busana adat dari berbagai daerah berhasil memukau penonton.

Menariknya, seluruh koleksi pakaian adat yang digunakan merupakan inventaris sekolah yang selama ini dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran budaya. Guru-guru pun turut memeriahkan acara dengan mengenakan pakaian adat dan kebaya.

blank
Foto bersama Pengawas SD dan Komite Sekolah. Foto: Riki Endar Lestari

Dalam sambutannya, Kepala SD Negeri 1 Kuanyar Suyati, S.Pd.SD. menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Setelah sambutan pengawas sekolah, acara secara resmi dibuka melalui prosesi pemotongan pita yang disambut tepuk tangan para hadirin.

Sepanjang hari, panggung tidak pernah sepi. Setiap kelas menampilkan dua hingga lima pertunjukan yang telah dipersiapkan selama berbulan-bulan. Sementara itu, area bazar juga terus dipadati pengunjung yang menikmati berbagai sajian kuliner sambil menyaksikan penampilan siswa.

blank
Pelaksanaan Lomba Mewarnai di SDN 1 Kuanyar

Pada kesempatan tersebut diumumkan pula para juara lomba mewarnai tingkat TK dan PAUD yang berasal dari berbagai lembaga pendidikan, di antaranya TK Pertiwi Kuanyar, PAUD Al Muna, TK Pelang, serta peserta dari Lebuawu. Selain menerima piala dan sertifikat penghargaan, para juara juga memperoleh uang pembinaan dari sekolah.

Kegiatan hari pertama juga menjadi ajang apresiasi bagi siswa-siswi berprestasi SD Negeri 1 Kuanyar. Piala duplikat diserahkan kepada para peraih prestasi dalam berbagai ajang sepanjang Tahun Pelajaran 2025/2026, mulai dari FLS3N, MAPSI tingkat kecamatan, lomba menggambar Dies Natalis SMA Negeri 1 Welahan, hingga berbagai kompetisi lainnya.

Rangkaian kegiatan hari pertama ditutup dengan doa bersama dan sesi foto seluruh peserta serta tamu undangan.

blank
Foto bersama orang tua wali murid. Foto: Riki

Pelepasan Kelas VI dan Wisuda Tahfiz Pertama

Suasana berbeda terasa pada hari kedua. Jika hari pertama dipenuhi kemeriahan dan gelak tawa, maka hari kedua menghadirkan nuansa haru dalam prosesi pelepasan siswa kelas VI.

Acara diawali dengan pembacaan hafalan Juz 30 oleh tujuh siswa kelas VI. Kegiatan tersebut menjadi istimewa karena merupakan wisuda tahfiz Juz 30 pertama yang dilaksanakan SD Negeri 1 Kuanyar sebagai bagian dari program baru sekolah tahun ini.

Di bawah bimbingan Khurin Al Hafidzah, tujuh siswa tersebut mengikuti prosesi wisuda tahfiz dengan menerima selempang penghargaan. Dalam momen yang mengharukan, para siswa memberikan mahkota kepada ibu mereka sebagai simbol penghormatan dan rasa terima kasih.

Rasa haru dan bangga tampak jelas dari wajah para orang tua yang menyaksikan prosesi tersebut.

Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Jepara yang dipimpin Iftina Assabiya. Pembacaan Kalam Ilahi dan terjemah disampaikan oleh Hanna dan Adelia dari kelas VI.

Penampilan dari siswa kelas V berupa Tari Jaranan, pantomim, dan lagu “Untuk Bunda” semakin menambah kekhidmatan suasana.

Prosesi pelepasan dilanjutkan dengan sambutan kepala sekolah, sambutan komite sekolah, pidato perpisahan siswa kelas VI oleh Danish, pembacaan puisi untuk guru oleh Nabila, sambutan perwakilan kelas V oleh Yumna, serta sambutan wali murid yang diwakili Widi Ardianto, M.Pd.

Dalam sambutannya, perwakilan wali murid menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru atas dedikasi dan pengabdian dalam mendidik siswa selama enam tahun. Ia juga memohon doa restu agar para lulusan dapat melanjutkan pendidikan dengan baik dan meraih kesuksesan pada masa depan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pengumuman peringkat kelas VI dan penghargaan bagi peraih nilai terbaik Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Puncak acara berlangsung saat prosesi pengalungan medali pelepasan. Satu per satu siswa berjalan menuju panggung dengan iringan musik dan tayangan video cita-cita yang ditampilkan melalui layar sekolah.

Setelah menerima medali, para siswa menghampiri orang tua masing-masing. Mereka menyerahkan piagam penghargaan, memeluk, dan meminta maaf kepada orang tua atas segala kesalahan yang pernah dilakukan.

Suasana haru pun tak terbendung. Tangis bahagia dan rasa bangga terlihat dari para orang tua yang menyaksikan anak-anak mereka menyelesaikan pendidikan dasar.

Momen paling emosional terjadi ketika siswa kelas VI berpamitan kepada wali kelas (Lestari) dan seluruh guru. Pelukan, salaman, dan ucapan terima kasih menjadi penutup perjalanan enam tahun kebersamaan mereka di SD Negeri 1 Kuanyar.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan foto bersama dan penampilan lagu “Sampai Jumpa” yang dibawakan oleh Nabila, Asyifa, dan seluruh siswa kelas VI.

Melalui kegiatan ini, sekolah tidak hanya memberikan ruang bagi siswa untuk menampilkan bakat dan kreativitas, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang membangun karakter, keberanian, kemandirian, serta penghargaan terhadap budaya dan nilai-nilai kebersamaan.

Pagelaran Seni Budaya dan Pelepasan Siswa Kelas VI SD Negeri 1 Kuanyar Tahun Pelajaran 2025/2026 menjadi bukti kuatnya sinergi antara sekolah, orang tua, komite, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan yang berkualitas. Sebuah perayaan pendidikan yang tidak hanya meriah, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh yang terlibat.

Hadepe – Riki Endar Lestari Guru SDN 1 Kuanyar