blank
Siswa menampilkan kemampuannya dalam olahraga silat. Foto: Dok

JEPARA (SUARABARU.ID) — Sekolah Rakyat Dasar (SRD) 1 Jepara sukses menggelar kegiatan Open House pada Sabtu, 20 Juni 2026. Mengusung tema “Sekolahku, Rumah Kedua untuk membangun generasi CERIA (Cerdas, Edukatif, Rajin, Inovatif, dan BerAkhlak Mulia)”, acara yang berlangsung di sekolah, Jl. Raya Jepara – Kudus Km. 15, Pecangaan Kulon ini menjadi sarana efektif dalam memperkenalkan konsep pendidikan inklusif kepada masyarakat luas.

Sejak pukul 08.00 WIB, suasana sekolah tampak hidup dan semarak. Kegiatan ini melibatkan sekitar 225 undangan dari berbagai unsur, mulai dari jajaran pemerintahan seperti Bupati, Sekretaris Daerah, Kepala DINSOSPERMASDES beserta kepala dinas dan instansi terkait, Forkopimcam, hingga Kepala Desa dan perwakilan sekolah setempat. Selain itu, hadir pula unsur mitra dan stakeholder dari SDM PKH, internal sekolah, serta para orang tua, peserta didik, dan calon siswa baru.

Sarana Refleksi Satu Tahun Pembangunan

Open House perdana ini bukan sekadar ajang perkenalan biasa, melainkan juga menjadi momen refleksi untuk melihat perjalanan satu tahun pembangunan lingkungan belajar bagi anak-anak. Melalui pameran karya dan informasi program, para tamu undangan dapat menyaksikan langsung perkembangan nyata, capaian akademik, serta semangat belajar yang telah tumbuh subur di lingkungan SRD 1 Jepara selama satu tahun terakhir.

Acara yang dirancang dengan apik dan menarik ini dibuka lewat penampilan syahdu tim Hadroh, disusul dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta penampilan memukau tim Paduan Suara SRD 1 Jepara. Atmosfer acara pun seketika dipenuhi rasa haru dan antusiasme tinggi dari para peserta.

blank
Kepala Disospermades, Camat Pecangaan bersama Forkopimcam dan undangan. Foto: Dok

Komitmen Membentuk Generasi Mandiri dan Berkarakter

Dalam sambutannya, Kepala SRD 1 Jepara,  Asri Linda Listyaningrum, S.Pd., M.Pd., memperkenalkan lebih dalam mengenai lingkungan sekolah, program pendidikan, hingga sistem pembinaan yang diterapkan. Beliau menegaskan visi besar dibalik berdirinya sekolah ini.

“Sekolah Rakyat hadir tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan akademik peserta didik, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, kemandirian, serta mengembangkan bakat dan minat siswa,” ujar  Asri Linda.

Ia juga juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh guru, tenaga kependidikan (wali asuh, wali asrama, cleaning service, juru masak, dan keamanan), orang tua, serta pemerintah daerah yang terus bersinergi dalam membina peserta didik.

Apresiasi senada juga disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Jepara melalui sambutan Kepala DINSOSPERMASDES Kab. Jepara yang diwakili oleh Sekretaris Dinas,  Sundari, S.IP., M.M.

Testimoni 4 Bahasa dan Ungkapan Syukur Siswa

Salah satu momen paling menyentuh dalam acara ini adalah sesi testimoni siswa SRD 1 Jepara yang dibawakan dalam 4 bahasa. Natasya Maula Aqyla Saputri, salah satu siswi, membagikan pengalamannya belajar di SRD 1 Jepara dengan penuh rasa syukur.

“Aku dan teman-teman tidak perlu khawatir soal biaya sekolah, tempat tinggal, atau makan sehari-hari. Semuanya sudah disiapkan oleh pemerintah dan Bapak Ibu guru yang sangat baik hati. Kami bisa fokus belajar dan bermain dengan tenang karena semua kebutuhan kami sudah dijamin,” ungkap Natasya.

Ia juga menambahkan pesan pemantik semangat, “Sekolah Rakyat adalah tempat kami mengejar mimpi. Di sinilah kami diajarkan bahwa meskipun keadaan kita terbatas, cita-cita kita harus tetap selangit! Kami belajar untuk jadi anak yang mandiri, berani, dan hebat.”

 

Menjelang akhir acara, para hadirin dihibur dengan ketangkasan dan keluwesan siswa-siswi SRD 1 Jepara lewat penampilan Tari tradisional dan Pencak Silat. Seluruh rangkaian kegiatan Open House ini kemudian ditutup dengan pembacaan doa bersama dan sesi penutup yang penuh dengan rasa kekeluargaan.

Hadepe