blank
Penyerahan SK kepengurusan dari Perwakilan PC IPPNU Kab. Jepara, Nailis Sa'adah kepada Ketua PR IPPNU Desa Lebuawu, Ij'alni Khoironnisa' menjadi simbol resmi dimulainya masa khidmat kepengurusan 2026–2028. Foto: Fikri Haikal.

JEPARA (SUARABARU.ID) – Pimpinan Ranting (PR) IPNU IPPNU Desa Lebuawu resmi melaksanakan pelantikan pengurus masa khidmat 2026–2028 di Madrasah Maba’diul Huda II, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum estafet kepemimpinan sekaligus penguatan kaderisasi pelajar Nahdlatul Ulama di tingkat desa.

Mengusung tema “Membangun Generasi Pelajar NU yang Berkarakter, Aktif, dan Berdaya Saing”, acara dihadiri oleh jajaran pengurus Nahdlatul Ulama, badan otonom NU, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta kader IPNU dan IPPNU dari berbagai wilayah.

Selain dihadiri pengurus ranting setempat, kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan PC IPNU-IPPNU Kabupaten Jepara, PAC IPNU-IPPNU Pecangaan, serta sejumlah pengurus ranting IPNU-IPPNU dari berbagai desa seperti Troso, Krasak, dan wilayah lainnya. Kehadiran para tamu undangan tersebut menunjukkan dukungan terhadap proses kaderisasi dan penguatan organisasi pelajar Nahdlatul Ulama di tingkat ranting.

blank
Penyerahan SK kepengurusan dari Perwakilan PC IPNU Kab. Jepara Budi Surya Saputra (kiri) kepada Ketua PR IPNU Desa Lebuawu, Chilman Budi Prayogo menjadi simbol resmi dimulainya masa khidmat kepengurusan 2026–2028. Foto: Fikri Haikal.

Pelantikan berlangsung khidmat melalui prosesi pengambilan sumpah dan pembacaan ikrar pengurus masa khidmat 2026–2028. Para kader yang dilantik tampak mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh kesungguhan sebagai bentuk kesiapan mengemban amanah organisasi selama dua tahun ke depan.

Selain prosesi pelantikan, kegiatan juga diisi dengan sambutan dari sejumlah tamu undangan, doa bersama, serta penguatan kaderisasi sebagai bekal bagi pengurus baru dalam menjalankan roda organisasi.

Dalam sambutannya, Petinggi Desa Lebuawu, H. Nur Yanto, menyampaikan dukungannya terhadap keberadaan IPNU dan IPPNU sebagai wadah pembinaan generasi muda Nahdliyin. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang kepemudaan dan keterpelajaran.

blank
Sejumlah tamu undangan dari berbagai tingkatan kepengurusan NU dan IPNU-IPPNU turut menyaksikan prosesi pelantikan PR IPNU IPPNU Desa Lebuawu masa khidmat 2026–2028 di Madrasah Maba’diul Huda II, Sabtu (20/6/2026). Foto: Fikri Haikal

Sementara itu, Pembina IPNU IPPNU Ranting Lebuawu, Muhadi Arifin, mengingatkan para pengurus yang baru dilantik agar menjadikan organisasi sebagai wadah belajar, berjuang, dan mengembangkan kemampuan diri. Menurutnya, setiap kader harus berani menghadapi tantangan, terus berproses, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat.

“Organisasi adalah tempat belajar dan berproses. Jangan takut menghadapi tantangan, karena dari sanalah pengalaman dan kedewasaan akan tumbuh. Jadilah kader yang mampu memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” pesannya.

Melalui kepengurusan baru ini, PR IPNU IPPNU Desa Lebuawu diharapkan semakin aktif menjalankan program-program yang bermanfaat bagi pelajar dan masyarakat serta mampu mencetak generasi muda NU yang berkarakter, mandiri, dan berdaya saing sesuai tema yang diusung pada pelantikan kali ini.

Fikri Haikal