JEPARA (SUARABARU.ID) – SMP Negeri 1 Welahan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pelaksanaan kegiatan Observasi Praktik Kinerja Kepala Sekolah dengan tema “Optimalisasi Komunitas Belajar Sekolah”. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Komunitas Belajar (Kombel) SMP Negeri 1 Welahan ini dihadiri oleh pengawas SMP Kabupaten Jepara Dra. Mariah, M.Pd sebagai observer, Kepala SMP Negeri 1 Welahan sebagai narasumber sekaligus pihak yang diobservasi, serta seluruh guru yang tergabung dalam komunitas belajar sekolah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya refleksi dan evaluasi terhadap berbagai program peningkatan mutu pendidikan yang telah dilaksanakan sekolah.

Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan dari pengawas SMP Kabupaten Jepara Dra. Mariah, M.Pd. Ia menyampaikan pentingnya budaya belajar bersama di lingkungan sekolah dan menjadikan satuan pendidikan sebagai tempat mengajar dan mendidik dengan mengutamakan budaya sekolah aman dan nyaman.
“Hal ini sebagai komitmen bersama bahwa sekolah hadir sebagai ruang untuk bertumbuh menjadi versi terbaik dari siswa yang sedang belajar,” ujarnya
Selanjutnya kegiatan memasuki sesi utama berupa pemaparan hasil analisis raport pendidikan oleh Rofi’I, S.Pd., M.Pd selaku kepala SMP Negeri 1 Welahan. Berdasarkan data rapor pendidikan, terdapat beberapa capaian yang perlu mendapatkan perhatian khusus. “Dua aspek yang mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya adalah literasi dan kebinekaan,” urai Rofi’i

Menanggapi hasil tersebut, kepala sekolah merancang berbagai program perbaikan yang terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran maupun budaya sekolah dengan mengoptimalkan komunitas belajar. “Melalui komunitas belajar, guru secara rutin melakukan diskusi, refleksi pembelajaran, berbagi praktik baik, dan menyusun strategi pembelajaran yang lebih berpusat pada peserta didik. Komunitas belajar menjadi sarana untuk membangun budaya refleksi dan perbaikan berkelanjutan di lingkungan sekolah,” ujarnya
Ia menjelaskan, hasil dari berbagai upaya tersebut mulai menunjukkan dampak positif. Berdasarkan data yang dipaparkan, terjadi peningkatan capaian belajar peserta didik yang terlihat dari hasil Penilaian Sumatif Akhir Semester (PSAS) maupun Tes Kemampuan Akademik (TKA).
“Hasil TKA tahun 2026 ini memberikan angin segar terhadap budaya literasi yang sudah dibangun melalui komunitas belajar ini, trend baik ini semoga menjadi awal dari perbaikan perbaikan selanjutnya” tutur Rofi’i dalam penjelasannya.
Selama proses observasi berlangsung, Dra. Mariah, M.Pd selaku observer melakukan pengamatan terhadap jalannya kegiatan, kualitas pemaparan, penggunaan data rapor pendidikan sebagai dasar pengambilan keputusan, serta keterlibatan guru dalam proses komunitas belajar.
Selaku pengawas ia juga memberikan apresiasi atas langkah yang dilakukan SMP Negeri 1 Welahan dalam memanfaatkan rapor pendidikan sebagai instrumen refleksi dan perencanaan program sekolah. Kegiatan observasi praktik kinerja kepala sekolah ini diakhiri dengan refleksi dan penguatan dari pengawas sekolah.
Selanjutnya Dra. Mariah, M.Pd menegaskan bahwa keberhasilan peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dicapai secara individu, melainkan melalui kolaborasi seluruh warga sekolah. “Oleh karena itu, komunitas belajar perlu terus dioptimalkan sebagai motor penggerak perubahan dan inovasi pembelajaran,” pungkasnya
Pada akhir kegiatan Kepala SMPN 1 Welahan Rofi’I mengungkapkan, melalui kegiatan ini, SMP Negeri 1 Welahan semakin memperkuat komitmennya dalam mewujudkan budaya belajar yang kolaboratif, reflektif, dan berkelanjutan. “Optimalisasi komunitas belajar diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan capaian literasi dan kebinekaan, tetapi juga mendorong terciptanya pembelajaran yang berkualitas serta menghasilkan peserta didik yang berkarakter, kompeten, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya penuh optimisme
Hadepe : Naillysa Rahmawati, S.Pd













