JEPARA (SUARABARU.ID) – SMK Negeri (SMKN) 2 Jepara Tahun Ajaran 2026/2027 akan menerima murid baru sebanyak 540 siswa. Jumlah tersebut diantaranya diproyeksikan masuk Kelas Unggulan. Kelas ini memberikan kesempatan bagi 252 calon peserta didik berbakat masuk melalui Jalur Prestasi Khusus Kriya
Hal tersebut diungkapkan Kepala SMKN 2 Jepara India Mustika dalam wawancara dengan SUARABARU.ID melalui WhatsApp Jumat (12/6-2026) malam.
“Sebagai sekolah vokasi yang dikenal sebagai pusat pendidikan seni kriya dan industri kreatif di Kabupaten Jepara, SMKN 2 Jepara terus berkomitmen mencetak generasi muda yang terampil, kreatif, dan siap bersaing di dunia kerja maupun perguruan tinggi,” terangnya
Menurut Indria Mustika, pembukaan Kelas Unggulan dan Jalur Prestasi Khusus Kriya merupakan bentuk komitmen sekolah dalam memberikan ruang bagi siswa yang memiliki kemampuan akademik maupun bakat seni.
“Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada generasi muda yang memiliki potensi dan minat di bidang kriya untuk berkembang. Melalui jalur ini, kami berharap lahir maestro-maestro kriya baru yang mampu melestarikan sekaligus mengembangkan potensi dan kekayaan budaya Jepara,” ujarnya

Jalur Prestasi Khusus Kriya, Kuota Besar untuk Talenta Seni
Ia menjelaskan, sesuai kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mendukung pelestarian budaya lokal, SMKN 2 Jepara membuka Jalur Prestasi Khusus Kriya dengan kuota besar bagi calon murid yang memiliki minat dan bakat di bidang seni rupa serta desain dan produksi kriya.
Program Desain dan Produksi Kriya sendiri memiliki daya tampung sebanyak 288 siswa yang terbagi dalam empat konsentrasi keahlian, yaitu: Kriya Kreatif Kayu dan Rotan : 72 siswa, Kriya Kreatif Logam dan Perhiasan : 72 siswa, Kriya Kreatif Batik dan Tekstil : 72 siswa dan Kriya Kreatif Keramik : 72 siswa
“Selain program kriya, SMKN 2 Jepara juga membuka penerimaan pada konsentrasi keahlian: Desain dan Produksi Busana : 108 siswa, Animasi : 72 siswa dan Desain dan Teknik Furniture : 72 siswa,” ungkap Indria Mustika
Dengan total kuota 540 siswa, sekolah optimistis mampu memenuhi kebutuhan pendidikan vokasi yang relevan dengan potensi industri kreatif dan manufaktur di Jepara.

Bekal Menjadi Profesional Industri Kreatif
Melalui program Desain dan Produksi Kriya, siswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga praktik langsung sesuai standar industri. Kurikulum yang diterapkan dirancang untuk membekali peserta didik dengan kemampuan teknis, kreativitas, inovasi, serta jiwa kewirausahaan.
“Lulusan SMKN 2 Jepara dipersiapkan untuk siap bekerja, berwirausaha, maupun melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Kami ingin mereka menjadi insan kreatif yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan industri kriya Indonesia,” imbuhnya

Bagi calon peserta didik yang memiliki bakat seni dan ingin mengembangkan potensinya secara profesional, Jalur Prestasi Khusus Kriya SMKN 2 Jepara menjadi peluang emas untuk meraih masa depan yang lebih cerah sekaligus ikut melestarikan warisan budaya Jepara yang telah dikenal hingga mancanegara.
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kanal resmi SMKN 2 Jepara atau grup informasi SPMB yang telah disediakan oleh sekolah.

Jadwal Penting SPMB 2026
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi spmb.jatengprov.go.id dengan tahapan sebagai berikut:
- 3–12 Juni 2026 : Pengajuan akun
- 4–13 Juni 2026 : Verifikasi dokumen dan aktivasi akun
- 15–18 Juni 2026 : Pendaftaran dan pemilihan sekolah
- 21 Juni 2026 : Pengumuman hasil seleksi
- 22–25 Juni 2026 : Daftar ulang
- 13 Juli 2026 : Awal Tahun Ajaran 2026/2027
Khusus bagi pendaftar Jalur Prestasi Khusus Kriya, proses seleksi akan dilaksanakan melalui uji praktik minat dan bakat untuk melihat secara langsung kemampuan artistik dan keterampilan calon peserta didik.
Seleksi Transparan, “No Titip, No Jastip”
Indria Mustika juga menegaskan, seluruh proses penerimaan murid baru di SMKN 2 Jepara dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel. “Kami berkomitmen menjaga integritas dalam seluruh proses penerimaan peserta didik baru. Tidak ada praktik titipan maupun perantara. Semua calon murid memiliki kesempatan yang sama sesuai kemampuan dan prestasi yang dimiliki,” tegas Kepala sekolah Indria Mustika.
Komitmen tersebut sejalan dengan slogan sekolah, yaitu “Sekolah Berintegritas” dan kampanye “No Titip, No Jastip”yang terus digaungkan selama pelaksanaan SPMB.
Persyaratan yang Perlu Disiapkan
Ia juga menjelaskan, calon peserta didik lulusan SMP/MTs sederajat yang ingin mengikuti Jalur Prestasi Khusus Kriya perlu menyiapkan dokumen asli untuk proses verifikasi, antara lain:
- Buku rapor semester 1 sampai semester 5.
- Surat Keterangan Sehat dari dokter (khusus jurusan kriya).
- Piagam penghargaan atau bukti prestasi di bidang seni (jika ada dan diterbitkan maksimal tiga tahun terakhir).
- Sertifikat TKA (Tes Kemampuan Akademik).
Ika Putri Aprilia













