blank
Ketua DPRD Grobogan, Lusia Indah Artani, menyerahkan bantuan kepada perwakilan petani di Kabupaten Grobogan. Foto: Tya Widya/dok mbaklusiteam.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Ketua DPRD Grobogan, Lusia Indah Artani, menghadiri pembukaan Grobogan Agro Expo 2026 yang kembali digelar sebagai ajang promosi sektor pertanian unggulan daerah.

Kegiatan tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkenalkan berbagai inovasi dan teknologi pertanian modern guna memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan produktivitas petani.

Kehadiran Ketua DPRD Grobogan, Lusia Indah Artani, dalam Grobogan Agro Expo 2026 menunjukkan dukungan legislatif terhadap pengembangan sektor pertanian berbasis teknologi.

BACA JUGA : Kabar Gembira! Job Fair Grobogan 2026 Hadirkan 25 Perusahaan dan Ribuan Lowongan Kerja

Dukungan tersebut dinilai penting untuk mempercepat transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern dan efisien.

Grobogan Agro Expo VIII 2026 resmi dibuka di Saung Tani Lahan Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan, Jalan P. Diponegoro Nomor 20, Purwodadi. Agenda tahunan itu berlangsung selama lima hari, mulai 3 hingga 7 Juni 2026.

Pemerintah Kabupaten Grobogan menjadikan expo tersebut sebagai salah satu sarana mempertemukan petani, pelaku usaha agribisnis, akademisi, serta pemangku kepentingan lainnya dalam satu forum kolaboratif.

Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia membuka langsung kegiatan tersebut bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Grobogan.

Sejumlah stan pameran menampilkan komoditas unggulan daerah, inovasi alat dan mesin pertanian, hingga berbagai teknologi digital yang mulai diterapkan dalam sektor pertanian modern.

Penyelenggara menargetkan sekitar 60.000 pengunjung hadir selama pelaksanaan kegiatan yang berlangsung selama lima hari tersebut.

Bupati Grobogan Setyo Hadi turut hadir mendampingi Wakil Menteri Pertanian dalam rangkaian pembukaan expo yang menjadi agenda tahunan kebanggaan masyarakat Grobogan itu.

BACA JUGA : Pengprov Muaythai Indonesia Makin Mantap Melangkah

Usai seremoni pembukaan, rombongan melakukan peninjauan ke berbagai stan pameran yang menampilkan perkembangan terbaru di bidang pertanian dan agribisnis.

Rombongan juga menyambangi area demplot pertanian yang memperlihatkan penerapan teknologi modern dalam proses budidaya tanaman.

Tahun ini, penyelenggara mengusung tema “Mendukung Keberlanjutan Swasembada Pangan Melalui Smart Farming”.

Tema tersebut menegaskan komitmen berbagai pihak untuk mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung produktivitas pertanian yang berkelanjutan.

Transformasi menuju smart farming dinilai menjadi salah satu solusi untuk menghadapi berbagai tantangan sektor pertanian, mulai dari perubahan iklim hingga dinamika kebutuhan pangan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Lusia Indah Artani menegaskan komitmen DPRD Grobogan dalam mendukung berbagai program inovatif yang dijalankan pemerintah daerah.

Menurutnya, dukungan tersebut difokuskan pada program-program yang berkaitan dengan penerapan teknologi pertanian modern di tingkat petani.

Ia menilai langkah tersebut menjadi kebutuhan mendesak agar sektor pertanian mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan tantangan global.

Selain itu, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Kabupaten Grobogan yang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah lumbung pangan nasional.

Momentum expo, lanjutnya, dapat menjadi sarana edukasi sekaligus pengenalan teknologi baru kepada para petani agar lebih siap menghadapi era digitalisasi.

Melalui kegiatan seperti ini, petani diharapkan semakin terbuka terhadap berbagai inovasi yang dapat meningkatkan efisiensi dan hasil produksi pertanian.

“Sektor pertanian adalah urat nadi perekonomian masyarakat Grobogan. Melalui momentum expo ini, kita berharap para petani lokal dapat mulai bergeser ke arah digitalisasi pertanian guna mendongkrak produktivitas dan menjaga status Grobogan sebagai salah satu lumbung pangan nasional,” ujar Lusia.

BACA JUGA : GAE VIII 2026 Resmi Dibuka, Bupati Setyo Hadi Genjot Smart Farming untuk Masa Depan Pertanian Grobogan

Pernyataan tersebut mempertegas pentingnya digitalisasi sebagai bagian dari strategi pembangunan pertanian yang berorientasi pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.

Berdasarkan susunan acara resmi Sekretariat Daerah Kabupaten Grobogan, rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan agenda registrasi peserta dan gladi bersih.

Ketua DPRD Grobogan, Lusia Indah Artani, berharap Grobogan Agro Expo 2026 mampu memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan pelaku agribisnis dalam mendorong kemajuan sektor pertanian yang berkelanjutan.

Melalui Grobogan Agro Expo 2026, Ketua DPRD Grobogan, Lusia Indah Artani, optimistis penerapan smart farming akan semakin berkembang di kalangan petani sehingga mampu memperkokoh posisi Grobogan sebagai daerah pertanian unggulan sekaligus lumbung pangan nasional.

TYA WIDYA