JEPARA (SUARABARU.ID) – Keindahan obyek wisata Kali Ndayung telah dikenal diberbagai daerah. Terbukti sebanyak 42 siswa akademi sepak bola Safin Pati Sports School melakukan kegiatan wisata edukatif di kawasan wisata alam Kali Ndayung, Desa Batealit, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Sabtu (6/6).
Kegiatan ini menjadi sarana penyegaran fisik dan mental di tengah persiapan menghadapi ujian sekolah serta laga uji coba (try out) yang akan digelar di wilayah Jepara.
Pelatih Safin Pati Sports School, Aditya Rizal Muhaimin, mengatakan bahwa pemilihan destinasi wisata alam dilakukan sebagai upaya memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi para siswa. Menurutnya, sebagian besar peserta didik berasal dari daerah perkotaan yang memiliki keterbatasan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan lingkungan alam.

“Anak-anak di Safin Pati berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Papua, Padang, Ternate, hingga Riau. Sebagian besar tumbuh di lingkungan perkotaan, sehingga kami mengajak mereka menikmati wisata alam agar memperoleh pengalaman yang mungkin jarang mereka temui di daerah asal,” ujarnya di sela kegiatan.
Selain menjadi sarana rekreasi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai media pembelajaran karakter. Para siswa diajak mengenal lingkungan alam, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta memperkuat kebersamaan dalam tim.
Aditya menjelaskan, kekompakan dan hubungan emosional yang baik antarpemain merupakan modal penting dalam pembentukan atlet muda. Melalui kegiatan di alam terbuka, para siswa belajar saling membantu, menjaga keselamatan teman, dan membangun rasa tanggung jawab bersama.
“Kami ingin anak-anak belajar beradaptasi dengan lingkungan, saling menjaga, serta memperkuat chemistry dalam tim. Dalam sepak bola, kebersamaan menjadi faktor penting. Tidak boleh ada kelompok-kelompok yang membuat tim terpecah. Semua harus bersatu agar ketika menghadapi kompetisi seperti Popda maupun turnamen lainnya, mereka sudah memiliki kekompakan yang kuat,” jelasnya saat memberikan pengarahan kepada para siswa.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan selama berada di kawasan wisata alam tersebut. Para siswa diminta tidak membuang sampah sembarangan serta menghormati ekosistem yang ada di sekitar sungai.
Sementara itu, salah seorang siswa kelas VIII berusia 14 tahun, Danis, mengaku senang mengikuti kegiatan menyusuri aliran sungai di Kali Ndayung. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan suasana baru yang membantu mengurangi ketegangan menjelang ujian sekolah.
“Coach merekomendasikan kami untuk refreshing sebelum ujian yang dimulai hari Senin. Kegiatannya seru dan membuat pikiran lebih segar sehingga kami lebih siap menghadapi ujian maupun pertandingan,” ungkap siswa asal Mojoagung, Pati, tersebut.
Kegiatan kunjungan ke Kali Ndayung sekaligus memanfaatkan perjalanan tim menuju lokasi pertandingan. Setelah menyelesaikan kegiatan wisata alam dan edukasi lingkungan, rombongan Safin Pati Sports School melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, untuk menjalani laga uji coba yang dijadwalkan berlangsung pada sore hari.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembinaan atlet usia muda tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis di lapangan, tetapi juga memperhatikan aspek pendidikan, kesehatan mental, pembentukan karakter, kepedulian terhadap lingkungan, serta penguatan kerja sama tim sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Hadepe – Manan













