WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Sejumlah perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) PPP Kabupaten Wonosobo, Rabu (3/6/2026) malam, bertolak ke Kantor DPP PPP di Jakarta untuk menolak SK kepengurusan DPC PPP setempat periode 2026-2031.
Di Kantor DPP PPP di Jakarta, rombongan PAC PPP Wonosobo diterima tim dari Mahkamah Partai. Keberangkatan sejumlah PAC PPP ke DPP PPP, diawali dengan pertemuan khusus bersama Ketua Majelis Syari’ah DPC PPP Wonosobo KH Mahmud Ismail di PP Al-Hikam Tempelsari Maduretno Kalikajar.
Penolakan atas terbitnya SK DPP, yang tidak sesuai hasil rapat Tim Formatur Muscab, akan diselesaikan melalui sidang gugatan sengketa partai di tingkat Mahkamah Partai.
Dalam kepengurusan DPC PPP Wonosobo yang baru, Muhammad Farid (mantan anggota DPRD) didapuk sebagai Ketua, sementara Sekretaris dijabat Ma’arif (anggota DPRD) dan Bendahara Arisman (pengurus DPC PPP).
SK DPP PPP itu dianggap bertentangan dengan hasil rapat Tim Formatur Muscab DPC PPP di PP Al Asyari’yyah Kalibeber Mojotengah, yang menetapkan Ketua DPC PPP adalah KH Khairullah Al-Mujtaba, Sekretaris Ma’arif dan Bendahara Khusnul Majazi.
Ganti SK

Sebelum bertolak ke Jakarta 15 PAC PPP melakukan rapat khusus di PP Al-Hikam Tempelsari Maduretno Kalikajar. Hadir pula dalam rapat tersebut Ketua Majelis Syari’ah DPC PPP Wonosobo KH Mahmud Ismail dan Ketua DPC PPP terpilih KH Khairullah Al-Mujtaba (Gus Itab).
Sementara itu, Gus Itab mengaku heran kenapa DPP PPP mengambil keputusan yang berbeda dengan hasil Rapat Tim Formatur Muscab DPC PPP. Semua PAC telah meminta dirinya untuk jadi Ketua DPC PPP Wonosobo kembali.
“Ibarat calon pengantin, yang tidak dilamar malah dinikahkan. Ini gemana, wong M Farid tidak diajukan PAC PPP sebagai Calon Ketua dalam Muscab dan tidak dipilih Tim Formatur, malah diberi SK DPP sebagai Ketua DPC PPP Wonosobo,” tanyanya heran.
Perwakilan PAC PPP se-Kabupaten Wonosobo, Nanang Qosidulkhaq dan Ridhowi bersikeras meminta DPP PPP untuk mencabut SK yang menyatakan M Farid sebagai Ketua DPC PPP Wonosobo periode 2026-2031.
“SK DPP PPP harus dirubah dengan Ketua DPC PPP Kabupaten Wonosobo KH Khairullah Al-Mujtaba. Jika DPP PPP tetap bersikukuh tidak mau merubah SK baru, maka seluruh PAC PPP akan off dari kepengurusan dan kegiatan PPP di Wonosobo,” ancamnya.
Muharno Zarka













