GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Haflah Akhirussanah dan Khotmil Quran XII Pondok Pesantren Assalam Grompol, Kradenan, Kabupaten Grobogan, menjadi momentum penting bagi para santri.
Momen ini memperlihatkan santri dalam berkontribusi nyata kepada masyarakat sekaligus memperkuat peran mereka dalam pembangunan daerah.
Haflah Akhirussanah dan Khotmil Quran XII, Pondok Pesantren Assalam Grompol, Kradenan, Kabupaten Grobogan.
Tidak hanya menjadi agenda tahunan yang sarat nilai religius, retapi juga menjadi ruang pembinaan generasi muda agar mampu berkiprah di tengah kehidupan sosial dengan bekal ilmu dan akhlak yang kuat.
BACA JUGA : Siap Beroperasi, Kopdes Merah Putih di Desa Tahunan Sasar Jasa Ekspedisi Furniture
Pondok Pesantren Assalam Grompol ini menggelar rangkaian kegiatan tersebut selama beberapa hari dengan menghadirkan beragam agenda keagamaan, pendidikan, serta pembentukan karakter santri secara berkesinambungan.
Khotmil Quran menjadi salah satu agenda utama yang mendapat perhatian besar dari keluarga besar pesantren maupun masyarakat sekitar.
Kegiatan tahunan itu dimulai sejak Kamis (28/5/2026) dan dijadwalkan mencapai puncaknya pada Minggu (31/5/2026).
Panitia menyusun berbagai kegiatan untuk memberikan apresiasi atas capaian akademik dan spiritual para santri selama menempuh pendidikan di lingkungan pesantren.
Peran Santri untuk Pembangunan Daerah
Suasana khidmat langsung terasa pada acara pembukaan melalui pembacaan Maulid Barzanji yang diikuti para santri, pengasuh, alumni, dan keluarga besar pondok, Sabtu (30/5/2026).
Selain itu, panitia juga mengawali rangkaian haflah dengan kegiatan ziarah muassis atau pendiri pondok pesantren ke Makam Sambikalang.
Tradisi pesantren semakin terasa melalui pembacaan tahlil dan manakib yang menjadi bagian penting dalam peringatan haflah tahunan tersebut.
Tidak hanya menonjolkan aspek keagamaan, rangkaian kegiatan juga menghadirkan forum intelektual yang melibatkan para santri.
Organisasi Ikatan Santri Muda Assalam (ISMA) mengambil peran sebagai penggagas Halaqoh Santri yang berlangsung di Kampus 2 Assalam. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Peran Santri Dalam Pembangunan Daerah”.
Melalui forum diskusi panel tersebut, para peserta membahas berbagai peluang dan tantangan yang dihadapi daerah dalam proses pembangunan.
BACA JUGA : 30 Narapidana Lansia di Jawa Tengah Terima Remisi Kemanusiaan
Para santri juga bertukar gagasan mengenai langkah konkret yang dapat dilakukan untuk mendukung kemajuan masyarakat secara konstruktif.
Tema yang diangkat menunjukkan perhatian pesantren terhadap berbagai persoalan sosial dan pembangunan, khususnya di wilayah Grobogan dan sekitarnya.
Dalam forum itu, para peserta didorong untuk berkontribusi melalui ilmu pengetahuan, pemikiran kritis, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pesantren menegaskan bahwa pendidikan yang diberikan kepada santri tidak hanya berfokus pada penguasaan ilmu agama semata.
Lembaga tersebut juga berupaya mencetak generasi muda yang mampu berperan aktif dalam kehidupan sosial, pendidikan, dan pembangunan masyarakat.
Persiapan Matang
Memasuki puncak acara pada Minggu (31/5/2026), panitia telah menyiapkan sejumlah agenda penting yang akan diikuti para santri dan wali santri.
Pondok Pesantren Assalam dijadwalkan menerima kehadiran para wali santri untuk mengikuti prosesi wisuda.
Prosesi Wisuda Purna Siswa akan melibatkan peserta didik dari jenjang RA, MI, SMP, hingga MA Assalam sebagai bentuk apresiasi atas capaian pendidikan mereka.
Kegiatan wisuda dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB sebelum dilanjutkan dengan agenda Simaatil Qur’an bil Hifdzi dan Munaqosyah pada siang hingga sore hari.
Melalui agenda tersebut, pesantren menguji kemampuan hafalan Al-Quran para santri yang selama ini ditempa melalui proses pembelajaran intensif.
Malam harinya, panitia akan menggelar Wisuda Khotmil Quran sebagai bentuk penghargaan atas pencapaian spiritual para santri dalam mempelajari dan menghafalkan kitab suci Al-Quran.
BACA JUGA : Urus Surat Izin Praktik Nakes dari 4 Hari Jadi 1 Jam, Wali Kota Semarang Beri Solusi Sistemik
Haflah Akhirussanah dan Khotmil Quran XII, Pondok Pesantren Assalam Grompol, Kradenan, juga akan ditutup dengan Pengajian Umum yang menghadirkan KH. Agus Salim, Pengasuh Ponpes Al Khoziniyah Dander, Bojonegoro.
Acara tersebut semakin semarak dengan lantunan sholawat Majelis Dzikir dan Sholawat Walisongo serta penampilan seni dagelan Cak Komet Cs.
Pengasuh Pondok Pesantren Assalam Grompol, Syaidun, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan Haflah Akhirussanah dan Khotmil Quran XII, Pondok Pesantren Assalam Grompol, Kradenan. Ia berharap seluruh agenda berjalan meriah dan tetap khidmat.
“Haflah ini menjadi bukti konsistensi Ponpes Assalam dalam mencetak kader bangsa yang berakhlakul karimah, berilmu luas, dan siap mengabdi kepada masyarakat,” ujar Syaidun.
TYA WIDYA













