blank
Sapi asal Kabupaten Magelang jadi hewan kurban Presiden RI pada Iduladha tahun ini. Foto: dok

KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID) –  Sapi asal Kabupaten Magelang jadi hewan kurban Presiden RI pada Hari Raya Iduladha tahun ini. Sapi jenis Simmental bernama “Batu Aji” milik Sapari tersebut memiliki bobot mencapai 1 ton 53 kilogram.

Wakil Bupati Magelang, Sahid, menyampaikan apresiasi atas terpilihnya sapi milik peternak asal Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, sebagai hewan kurban Presiden RI pada Idul Adha 2026. “Sapi yang memiliki bobot mencapai 1 ton 53 kilogram itu telah dinyatakan memenuhi kriteria kesehatan maupun kualitas untuk hewan kurban Presiden,” jelas Sahid kepada wartawan, Kamis (14/5/2026).

‎Dia menilai keberhasilan itu menjadi bukti bahwa peternak lokal di Kabupaten Magelang mampu menghasilkan ternak berkualitas unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional. “Kami sangat bangga karena sapi dari peternak Kabupaten Magelang bisa dipercaya menjadi hewan kurban Presiden. Ini menunjukkan kualitas peternakan rakyat di Magelang sangat baik,” kata Sahid.

‎‎Menurutnya, proses pencarian sapi kurban Presiden dilakukan dengan seleksi ketat. Mulai dari bobot, kesehatan hewan, usia, hingga kondisi fisik secara keseluruhan. Sapi bernama Batu Aji dinilai memenuhi seluruh syarat tersebut. ‎Selain memiliki bobot di atas satu ton, sapi tersebut juga dalam kondisi sehat, aktif, dan mendapatkan perawatan intensif dari peternaknya.

‎Sahid menyebut keberhasilan Sapari menjadi motivasi besar bagi peternak lain agar terus meningkatkan kualitas ternak melalui perawatan yang baik dan menjaga kesehatan hewan secara rutin. Menurut dia, peternak di daerah itu sebenarnya punya potensi besar. Tinggal bagaimana menjaga kualitas pakan, kesehatan ternak, dan manajemen pemeliharaannya.

‎Selanjutnya, kata Sahid, petugas Dinas Peternakan Kabupaten Magelang akan melakukan pendampingan kesehatan terhadap sapi kurban Presiden RI itu hingga hari pengiriman. Pemeriksaan rutin akan dilakukan untuk memastikan kondisi sapi tetap prima menjelang penyerahan pada Hari Raya Iduladha.

‎Di sisi lain, Sahid juga mengapresiasi ketelatenan Sapari yang dinilai konsisten merawat ternaknya sejak awal. Keberhasilan menghasilkan sapi berbobot lebih dari satu ton tidak bisa diperoleh secara instan. Melainkan membutuhkan pengalaman, kedisiplinan, dan ketekunan tinggi.

‎Menurut dia, selama ini Kabupaten Magelang memang dikenal memiliki potensi peternakan sapi yang cukup besar, khususnya di kawasan lereng Gunung Merapi dan Merbabu. Didukung kondisi alam sejuk dan ketersediaan pakan hijauan yang melimpah.

‎Pada tahun 2025, Presiden Prabowo juga memilih membeli seekor sapi Limousin berbobot 1 ton milik Slamet Jaryanto, warga Dusun Grogolan Bawah, Dukun, Kabupaten Magelang untuk dijadikan hewan kurban.

Eko Priyono