blank
Pemilik sapi Sriono Edi Subekti menunjukan sapi yang dibeli Presiden RI, Prabowo Subianto. Foto : SB/Muharno Zarka

WONOSOBO (SUARABARU.ID)- Seekor sapi jumbo milik peternak asal Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto pada Idul Adha 1447 Hijriah.

Sapi jenis Belgian Blue Cross itu memiliki bobot mencapai 1.010 kilogram saat penimbangan pada 8 April 2026 lalu.

Hewan ternak tersebut milik Sriono Edi Subekti, warga Dusun Klowoh, Desa Kwadungan, Kecamatan Kalikajar Wonosobo.

Edi mengaku awalnya hanya mencoba mengikuti seleksi dari dinas terkait. Seleksi itu diperuntukkan bagi peternak yang memiliki sapi berbobot di atas satu ton.

“Saya coba ikutkan, ternyata lolos. Baru kali ini sapi saya dibeli presiden,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).

Sapi berusia sekitar 2,5 tahun itu kini mendapat perawatan khusus di kandang. Pakan dan kesehatannya dipantau ketat menjelang Idul Adha.

Desa Kaliwuluh

blank
Sapi kurban yang dibeli Presiden RI Prabowo Subianto dari peternak Wonosobo punya bobot 110 kilogram. Foto : SB/Muharno Zarka

Edi mengatakan sapinya juga sudah dipisahkan dari ternak lain untuk mencegah penularan penyakit ternak yang masih menjadi perhatian peternak.

“Nanti tanggal 20 Mei 2026 ditimbang lagi. Kalau lihat fisiknya sekarang, bobotnya kemungkinan naik,” katanya.

Rencananya, sapi kurban Presiden akan disembelih di rumah potong hewan saat Idul Adha mendatang.

Dagingnya kemudian dibagikan kepada warga di Desa Kaliwuluh, Kecamatan Kepil Wonosobo.

Terpilihnya sapi asal Kalikajar itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi peternak lokal Wonosobo.

Di tengah biaya pakan yang terus naik, peternak lokal mampu menghadirkan sapi dengan bobot di atas satu ton hingga lolos seleksi kurban presiden.

Muharno Zarka