blank
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat saat menyerahkan badan hukum bagi kelompok kesenian di Joglo Gerbang Mandala Wisata. Foto : SB/Muharno Zarka

WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Pemkab Wonosobo terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor seni dan budaya melalui fasilitasi legalitas badan hukum bagi kelompok kesenian.

Hingga saat ini, sudah ada sebanyak 66 kelompok kesenian telah difasilitasi memperoleh legalitas dari total 1.429 kelompok yang terdaftar di Wonosobo.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar proses administratif, melainkan bagian strategis dalam menjaga keberlanjutan sekaligus meningkatkan daya saing seni budaya daerah.

“Legalitas badan hukum menjadi pintu masuk menuju perlindungan hukum, tata kelola organisasi yang lebih baik, serta peluang kerja sama yang lebih luas, baik dengan pemerintah maupun pihak swasta,” ujarnya.

Dia mengatakan hal itu dalam kegiatan Fasilitasi Legalitas Badan Hukum kepada Kelompok Kesenian Kabupaten Wonosobo, di Pendopo Kuntjoro Rukmi, Gerbang Mandala Wisata, Wonosobo. Senin (27/4/2026).

Menurutnya, kekayaan seni dan budaya Wonosobo merupakan identitas daerah yang tumbuh dari nilai luhur dan sejarah panjang masyarakat.

Karena itu, penguatan kelembagaan kelompok seni menjadi penting agar mampu berkembang secara berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Bupati Wonosobo juga menekankan bahwa seni budaya tidak hanya berfungsi sebagai warisan, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai sumber penghidupan dan penggerak ekonomi lokal.

“Ketika kelompok seni berkembang, maka yang bergerak bukan hanya pelaku seni, tetapi juga ekonomi masyarakat, ruang ekspresi generasi muda, hingga penguatan identitas daerah,” imbuhnya.

Dukung Pariwisata

blank
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat saat memberikan sambutan usai menyerahkan badan hukum bagi kelompok kesenian di Joglo Gerbang Mandala Wisata. Foto : SB/Muharno Zarka

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Wonosobo, Fahmi Hidayat, menjelaskan bahwa proses fasilitasi legalitas telah dimulai sejak tahun sebelumnya dan akan terus diperluas agar seluruh kelompok kesenian, baik tradisional maupun kontemporer, dapat terfasilitasi.

Dia juga memaparkan bahwa sektor pariwisata Wonosobo menunjukkan tren positif. Sepanjang tahun terakhir, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 866.627 orang atau meningkat sekitar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Bahkan, gelaran festival balon yang dipadukan dengan pentas seni mampu menarik hingga 350 ribu pengunjung.

“Hal ini menunjukkan bahwa arah pariwisata Wonosobo kini tidak hanya bertumpu pada keindahan alam, tetapi juga berkembang ke sektor seni budaya dan ekonomi kreatif. Ini menjadi peluang besar bagi kelompok kesenian untuk tumbuh dan berkontribusi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fahmi menambahkan bahwa kebijakan terbaru di sektor pariwisata juga mendorong penguatan desa wisata.

Kelompok kesenian yang telah memiliki legalitas dan sertifikasi diharapkan dapat berperan aktif dalam menggerakkan desa wisata agar semakin berkembang dan berdaya saing.

Pemkab Wonosobo berkomitmen untuk terus memperluas fasilitasi legalitas, meningkatkan pembinaan, serta mendorong kolaborasi antara pemerintah, pelaku seni, dan masyarakat.

Upaya tersebut diharapkan mampu menjadikan seni budaya sebagai kekuatan utama dalam menjaga jati diri daerah sekaligus menggerakkan perekonomian.

Muharno Zarka