SALATIGA (SUARABARU.ID) — Launching Kejuaraan Daerah (Kejurda) X Pagar Nusa Jawa Tengah, digelar di Padel Beans Resto, Salatiga, pada Minggu 19 April 2026, dihadiri Wakil Sekretaris PW NU Jawa Tengah, KH. Muhamad Hanif, jajaran Pengurus PW Pagar Nusa, serta pimpinan cabang (PC) Pagar Nusa se-Jawa Tengah.
Ketua PW Pagar Nusa Jawa Tengah, Arief Rohman menegaskan pentingnya penguatan konsolidasi organisasi hingga ke level perguruan tinggi, pondok pesantren, dan sekolah dalam kegiatan halalbihalal dan peluncuran Kejuaraan Daerah (Kejurda) X Pagar Nusa Jawa Tengah.
Lebih lanjut, Ketua PW Pagarnusa Jateng menjelaskan bahwa amanah dari pemerintah pusat harus terus dijalankan secara konsisten. Ia juga menyampaikan bahwa Pagar Nusa Jawa Tengah telah menjalin kerja sama dengan 34 perguruan tinggi sebagai bagian dari penguatan kaderisasi.
“Ke depan, konsolidasi harus terus diperkuat, baik di perguruan tinggi, pesantren, maupun sekolah,” ujar Arief Rohman.
Salah satu gagasan yang mengemuka adalah I’anah tsanawiyah dari anggota baru setiap tahun saat baiat. Lanjut Ketua PW Pagarnusa Jateng, dana tersebut nantinya dapat digunakan untuk meningkatkan berbagai kegiatan PW, termasuk pelaksanaan Kejurda Pencak Silat Pagar Nusa yang digelar rutin setiap tahun.
“Selain itu, dana tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung penyelesaian permasalahan di tingkat cabang, termasuk bantuan hukum apabila diperlukan,” jelas Arief.
Sejumlah gagasan lain turut mengemuka, menurut dia, seperti penerbitan sertifikat kelulusan yang ditandatangani oleh Pimpinan Wilayah sebagai bentuk standarisasi Santri Pagar Nusa.
“Agar setiap cabang mengembangkan potensi anggota yang menempuh pendidikan dibidang olahraga serta memperkuat peran guru olahraga di lingkungan Ma’arif yang memiliki latar belakang Pagar Nusa,” tandas Ketua PW Pagarnusa Jateng.
Banom Unik
Sementara itu, Wakil Sekretaris PW NU Jawa Tengah, Muhamad Hanif menyampaikan bahwa Pagar Nusa merupakan banom (badan otonom) yang unik karena memadukan pembelajaran bela diri dengan organisasi NU.
“Ini menjadi kekuatan Pagar Nusa, tidak hanya membentuk fisik, tetapi juga kapasitas organisasi,” kata Muhamad Hanif.
Lebih lanjut, Wakil Sekretaris PW NU Jawa Tengah menyampaikan bahwa pencak silat di UIN Salatiga telah berkembang menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tersendiri.
“Pagar Nusa terus menjadi benteng Nahdlatul Ulama,” harap Hanif.
Untuk diketahui, PW Pagar Nusa Jawa Tengah resmi launching Kejurda X akan digelar pada 26 April 2026 hingga 27 April 2026 di Purwokerto. Ajang ini diharapkan menjadi sarana pembinaan prestasi sekaligus mempererat solidaritas antaranggota di Jawa Tengah.
Kudnadi Saputro













