Jelang Porprov Jateng Oktober 2026, Puluhan Atlet KONI Kota Magelang Ikuti Cek Fisik
MAGELANG (SUARABARU.ID) – Menjelang berlangsungnya Porprov Jateng pada Oktober 2026 di Semarang Raya, KONI Kota Magelang menggenjot fisik para atlet yang akan berlaga pada event tersebut.
Puluhan atlet yang lolos seleksi mengikuti cek fisik di GOR Samapta, Sabtu (18/4). Cek fisik ini dilakukan guna memantau kondisi fisik para atlet yang akan berlaga di Porprov Jateng Oktober 2026.
Ketua Harian KONI Kota Magelang, Mayor Purn Mashudi Pitoyo mengatakan, sebanyak 98 atlet dari 133 atlet yang lolos Porprov Jateng mengikuti cek fisik. Cek terdiri atas tiga jenis, yaitu Multistage Fitness Test (MFT), tes kelenturan, dan tes kelincahan.
“Ini cek fisik yang kedua, sebagai tolok ukur kebugaran para atlet. Kita harapkan ada hasil yang meningkat dibanding cek sebelumnya. Hasil tiap cek, akan kita evaluasi hasilnya,” ujarnya di sela pemantauan cek fisik.
Dia menjelaskan, pertama para atlet menjalani cek fisik berupa MFT atau bleep test. Ini adalah tes kebugaran fisik untuk mengukur daya tahan kardiorespirasi (aerobik) dan nilai seseorang.
“Peserta berlari bolak-balik sejauh 20 meter sesuai irama bunyi bip yang semakin cepat setiap levelnya,” tuturnya.
Cek kedua, atlet duduk dengan kaki lurus dan mendorongkan tangan lurus ke depan dengan memakai alat ukur tertentu. Cek ini untuk mengetes kelenturan tubuh atlet, utamanya di bagian punggung.
Ketiga, atlet diharuskan melewati halang rintang dengan cara melompat dengan tujuan mengukur kelincahan. Halang rintang berupa gawang dimulai dari ukuran terpendek sampai paling tinggi.
“Dengan cek ini diharap kebugaran tubuh terjaga, termasuk kelenturan dan kelincahan. Tiga elemen dasar ini penting untuk menunjang performa atlet saat bertanding, dan diharapkan prestasi makin meningkat,” pintanya.
Pitoyo menerangkan, 98 atlet yang hadir cek fisik ini berasal dari 25 Cabor, dari 30 Cabor yang lolos Porprov Jateng 2026. “Atlet yang belum mengikuti cek fisik ini akan diikutkan dalam cek susulan,” terangnya.
“Ini bukan yang terakhir, karena KONI juga akan mengadakan cek fisik ketiga menjelang keberangkatan ke Semarang Raya. Kami harap para atlet tetap menjaga kondisi fisiknya, bahkan terus ditingkatkan menjelang Porprov Jateng Oktober 2026 mendatang,” tuturnya.
Selain cek kondisi tubuh, imbuh Pitoyo, cek fisik ini juga untuk mengecek prestasi para atlet. Karena, bulan Mei mendatang para atlet akan mendapatkan insentif selama lima bulan sampai September.
“Dengan cek fisik ini, kita harapkan semua atlet, pelatih dan manajer, memiliki pandangan yang sama untuk bisa menggapai prestasi di Porprov Jateng mendatang,” lanjutnya. (Doddy Ardjono)













