JEPARA, (SUARABARU.ID) – Perayaan Hari Ulang Tahun ke-44 Bupati Jepara Witiarso Utomo berlangsung meriah dan penuh makna kendati dilakukan secara spontan oleh 477 pelajar dari berbagai sekolah dalam gelaran Kartini’s Inspiration Parade pada Sabtu (18/4/2026). Saat gladi bersih Jumat sore, juga tak ada dalam agenda.

Bahkan panitia tak menyediakan karangan bunga seperti biasanya. Namun secara spontan Muh Rukin, guru Kriya Keramik SMKN 2 Jepara memberikan hadiah bupati keramik basah hasil demo siswa hingga membuat suasana penuh tawa dan tepuk tangan.
Karya tersebut merupakan hasil kreativitas siswa yang mencerminkan kekayaan seni kriya daerah sekaligus bentuk penghormatan dan apresiasi kepada pemimpin daerah.

Acara Kartini’s Inspiration Parade yang berlangsung meriah tersebut dipusatkan di kawasan Alun-alun 1 kota Jepara dengan menghadirkan berbagai penampilan mulai dari tari tradisional, musik gamelan, parade busana casual R.A. Kartini, fashion show wastra Jepara, gelar karya hingga paduan suara oleh 477 pelajar dan mahasiswa Jepara. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan, di mana ratusan pelajar tampil dengan penuh percaya diri mengekspresikan kreativitas mereka.
Indria Mustika, Kepala SMKN 2 Jepara selaku Panitia Penyelenggara menyampaikan dalam sambutannya bahwa angka 477 pelajar yang terlibat sengaja disesuaikan dengan usia Kabupaten Jepara yang ke-477 tahun. “Hal ini menjadi simbol semangat generasi muda dalam melanjutkan perjuangan dan nilai-nilai luhur Kartini di era modern, serta mengenalkan kekayaan nilai seni budaya lokal milik Jepara,.” ujarnya

Selain penampilan seni, acara juga diisi dengan pemberian ucapan untuk Bupati Jepara yang tengah merayakan ulang tahun ke-44. Mereka bersamasama menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun karya Jamrud usai menampilkan flash mop lagu Ibu Kita Kartini oleh Tim Paduan Suara SMAN 1 Jepara.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif pelajar dalam kegiatan tersebut. “Mudah-mudahan acara seperti ini kedepannya semakin meriah, menginspirasi, dan membangkitkan kreativitas dari anak-anak kita, pelajar SMK, SMA, maupun SMP, untuk terus berkarya bagi Jepara,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan penampilan parade busana kebaya maupun wastra jepara yang melibatkan seluruh peserta, menciptakan suasana meriah sekaligus penuh semangat kebersamaan. Acara berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh masyarakat yang hadir.
Diyan Ni’matus Sa’adah – Fikri Ilham













