blank
Foto bersama di akhir acara silaturahmi pengukir Jepara. Foto: Diyan Ni'matus Sa'adah

JEPARA(SUARABARU.ID)— Yayasan  Pelestari Ukir Jepara menggelar acara silaturahmi di Galeri Wood Carving Jepara pada Minggu, (19/4/2026). Kegiatan ini diikuti oleh para pengukir dari berbagai kalangan yang tergabung dalam keanggotaan paguyuban pengukir  Sungging Prabangkoro dan pengukir perempuan R. A. Kartini Jepara.

Acara ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan dalam upaya melestarikan seni ukir khas Jepara melalui pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.

Rangkaian acara diisi dengan ramah tamah antar anggota paguyuban yang berlangsung akrab, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Yayasan Pelestari Ukir Jepara Hadi Priyanto.

blank
Sambutan Ketua Yayasan Pelestari Ukir Jepara, Hadi Priyanto: Foto: Diyan Ni’matus Sa’adah

Acara kemudian dilanjutkan  dengan sesi tukar pendapat dan gagasan antar pengukir sehingga menjadi ruang diskusi untuk berbagi pengalaman sekaligus mencari solusi atas tantangan yang dihadapi para pelaku pelestari seni ukir Jepara.

Dalam sambutannya, Hadi Priyanto menyampaikan pentingnya menjaga warisan seni ukir sebagai identitas budaya daerah. Ia juga menekankan bahwa kebersamaan antar pengukir menjadi kunci dalam melestarikan sekaligus mengembangkan seni ukir Jepara di tengah perkembangan zaman.

blank
Hangatnya silaturahmi pengukir Jepara. Foto: Diyan Ni’matus Sa’adah

“Silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat komitmen kita dalam menjaga warisan leluhur agar tetap hidup dan dikenal generasi mendatang,” ujarnya.

Acara kemudian ditutup dengan makan bersama yang semakin menambah kehangatan suasana. Para peserta tampak menikmati kebersamaan hingga akhir kegiatan, menandai kuatnya solidaritas dalam komunitas pelestari ukir Jepara.

Hadepe – Diyan Ni’matus Sa’adah