JEPARA (SUARABARU.ID) — Suasana malam terasa hangat penuh kebersamaan dan kemesraan di Lapangan Alun‑Alun 1 Jepara pada Jumat (10/4/2026). Dalam rangka Wilujengan Nagari dan doa bersama memperingati Hari Jadi Kabupaten Jepara ke-477, sebanyak 477 tumpeng disajikan dan dinikmati bersama oleh seluruh elemen masyarakat.
Bupati dan Wakil Bupati Jepara turut duduk bersama masyarakat tanpa sekat. Momentum ini menjadi simbol kuat kebersamaan, di mana pejabat pemerintah dan warga makan bersama tanpa memandang golongan, jabatan, maupun latar belakang.

Sebanyak 477 tumpeng yang disediakan berasal dari berbagai unsur di Jepara, mulai dari 195 desa, Forkopimda, puskesmas se-Jepara, Bank Jateng, PGRI, hingga seluruh dinas terkait.
Ribuan masyarakat yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga prosesi makan bersama dimulai. Salah satu warga, Saifudin, mengaku senang dengan kegiatan tersebut. Menurutnya, acara seperti ini mampu mempererat hubungan antara masyarakat dan pemerintah.

“Acara seperti ini sangat bagus agar kerukunan dan kemesraan antara masyarakat dengan para pejabat pemerintah semakin terjalin. Panitia juga sudah mempersiapkan 477 tumpeng bagi semua masyarakat agar bisa ikut makan bersama,” ujarnya.
Ia juga berharap momentum Hari Jadi Jepara ke-477 dapat membawa perubahan positif bagi daerahnya. “Harapannya bagi Jepara semoga lebih maju, lebih baik dari sekarang, dan program-program pemerintah berjalan lancar, khususnya program jepara mulus agar tepat, cepat serta merata,” tambahnya.
Kegiatan makan bersama ini menjadi salah satu momen paling hangat dalam rangkaian Wilujengan Nagari. Tumpeng yang tersaji bukan sekadar hidangan, tetapi simbol doa, harapan, dan kebersamaan masyarakat Jepara.
Septiana W – Syafiq













