JEPARA (SUARABARU.ID) – Semangat meningkatkan budaya literasi di Kabupaten Jepara kembali digelorakan melalui kegiatan Idaroh Literasi Spesial Ramadan yang digelar di Gedung Kesenian Jepara, Minggu (8/3/2026) sore.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.00 hingga 18.00 WIB tersebut diikuti oleh para pengelola Taman Baca Masyarakat (TBM) serta pegiat literasi dari berbagai wilayah di Jepara.
Pelatihan ini mengangkat tema Membaca Nyaring atau Read Aloud, sebuah metode membaca yang dinilai efektif untuk menumbuhkan minat baca anak sejak usia dini.
Dalam kegiatan tersebut hadir narasumber Kakak Ive dari komunitas Read Aloud Jepara yang memberikan materi sekaligus praktik langsung teknik membaca nyaring. Peserta diajak memahami cara membaca buku dengan ekspresi, intonasi, serta cara membangun komunikasi yang menyenangkan dengan anak saat membacakan cerita.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Forum TBM Jepara Ali Burhan, serta para pembina Den Hasan dan Anisa yang memberikan dukungan terhadap penguatan gerakan literasi di daerah.
Selain menjadi ruang belajar bagi para pengelola TBM dan pegiat literasi, kegiatan ini juga menghadirkan suasana kebersamaan khas Ramadan. Para peserta dianjurkan membawa takjil untuk saling berbagi, sehingga kegiatan tidak hanya memperkaya pengetahuan tetapi juga mempererat silaturahmi antar pegiat literasi.
Panitia juga telah menyiapkan buku bacaan yang digunakan dalam sesi praktik membaca nyaring, sehingga peserta dapat langsung mempraktikkan teknik yang dipelajari.
Melalui kegiatan ini diharapkan para pengelola TBM dan pegiat literasi semakin terampil dalam menghidupkan kegiatan membaca di tengah masyarakat, khususnya bagi anak-anak, sehingga gerakan literasi di Kabupaten Jepara semakin berkembang.
Hadepe – ratuandayani













