blank
Kakanwil Kemenkum Jateng, Heni Susila Wardoyo hadiri Rakor Forkopimda 'Jaga Kondusivitas Wilayah Jelang Idulfitri 2026'. Foto: Humas

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Kepala Kanwil Kemenkum Jawa Tengah, Heni Susila Wardoyo menghadiri Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Tengah bertema “Menjaga Kondusivitas Wilayah Jawa Tengah Menyambut Hari Raya Idulfitri Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (9/3/2026).

Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin, Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto, unsur Forkopimda, para Bupati dan Walikota se-Jawa Tengah, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ahmad Luthfi menyampaikan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran, termasuk penyediaan fasilitas mudik gratis bagi masyarakat.

“Pemprov Jawa Tengah menyiapkan fasilitas mudik gratis pada 16 dan 17 Maret dengan 342 armada bus dan 17 rangkaian kereta api. Untuk arus balik disiapkan 71 bus dan empat rangkaian kereta api,” ujar Luthfi.

Ia mengungkapkan, Jawa Tengah diperkirakan akan menerima sekitar 17 juta pendatang selama masa libur Lebaran. Oleh karena itu, pemerintah daerah diminta melakukan berbagai langkah antisipatif, termasuk menjaga stabilitas kebutuhan bahan pokok.

“Kita perlu memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak melakukan panic buying saat kebutuhan meningkat. Pemerintah daerah juga perlu melakukan operasi pasar dengan prioritas pada bahan pokok penting,” katanya.

Gubernur menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan kelancaran arus mudik dan balik. Ia juga mengingatkan para bupati dan wali kota agar mengingatkan perusahaan di wilayahnya untuk menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pekerja tepat waktu.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin menekankan perlunya strategi pengamanan dan kesiapan infrastruktur mengingat perayaan Idul Fitri tahun ini berdekatan dengan Hari Raya Nyepi.

“Kondusivitas di tiap daerah harus dijaga. Selain itu, kondisi jalan yang masih memerlukan perbaikan juga perlu segera ditangani serta memastikan ketersediaan energi seperti BBM dan LPG,” ujarnya.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo menyampaikan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri. Ia menyebut, Jawa Tengah diprediksi menjadi tujuan mudik terbesar dengan estimasi 36,7 juta orang dari total 143 juta pemudik secara nasional.