blank
Wakil Ketua DPRD Wonosobo, Sumardiyo, saat menyampaikan berbagai informasi aktifitas DPRD di acara Podcast dengan KJW. Foto : SB/Muharno Zarka

WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Wakil Ketua DPRD Kabupaten Wonosobo, Sumardiyo, memberikan apresiasi mendalam atas berbagai kegiatan yang dilakukan pengurus Komunitas Jurnalis Wonosobo (KJW) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) setempat.

Baginya, kehadiran wadah profesi ini bukan sekadar organisasi baru, melainkan bentuk pendekatan humanis yang memperpendek jarak antara legislatif dan para wartawan.

Sumardiyo mengungkapkan rasa bangga dan terhormatnya disertakan dalam berbagai kegiatan yang digelar KJW dan PWI Wonosobo. Podcast yang baru saja dilakukan KJW juga sangat baik sebagai media menyebarluaskan aktifitas wakil rakyat ke masyarakat.

“Hubungan yang cair antara wakil rakyat dan wartawan sangat penting untuk keberlangsungan pemerintahan di Wonosobo. Selama ini teman-teman telah banyak membantu mempublikasikan kegiatan DPRD,” katanya.

Sumardiyo mencatat bahwa selama masa kerjanya di gedung wakil rakyat, momentum ini terasa sangat istimewa. Ia merasakan adanya perubahan atmosfer komunikasi yang menjadi lebih akrab.

“Saya merasa terhormat sekali. Baru kali ini selama kami bekerja di DPRD, diundang oleh teman-teman jurnalis. Saya merasa ada pendekatan yang lebih baik antara DPRD dan jurnalis,” ungkap Sumardiyo.

Tingkatkan Kualitas

blank
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Wonosobo, Sumardiyo. Foto : SB/Muharno Zarka

Beliau berharap ke depannya jurnalis di Wonosobo dapat terus meningkatkan kapasitasnya agar lebih “independen” dan tajam dalam menangkap keluhan warga. Banyak sekali aspirasi warga yang perlu diungkap wartawan agar bisa didengar oleh pemerintah.

“Fungsi jurnalis sebagai penyambung lidah masyarakat adalah kunci untuk membawa Wonosobo ke arah yang lebih baik. Tanpa peran wartawan, maka segala hal positif atau bahkan negatif yang dilakukan pemerintah tak akan bisa diketahui masyarakat,” tegasnya.

Selain membahas sinergi dengan wartawan, Sumardiyo juga menanggapi isu nasional mengenai instruksi Presiden terkait penertiban atribut partai yang dinilai mengganggu keindahan kota.

Dengan tegas, dia menyatakan bahwa jajaran di daerah siap mengamankan perintah tersebut. Menurutnya, segala bentuk instruksi dari pusat yang bertujuan untuk kenyamanan masyarakat harus segera dilaksanakan.

“Kita satu komando instruksi dari pusat. Jika ada perintah untuk menurunkan atribut karena dinilai mengganggu masyarakat, ya kita turunkan,” tegas politisi yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Wonosobo itu.

Sumardiyo yang sebelum jadi anggota DPRD Wonosobo iti pernah menjabat sebagai Kepala Desa Sariyoso itu, juga menambahkan bahwa langkah pembersihan ini sudah mulai dilaksanakan di wilayah Wonosobo dan daerah lain.

Muharno Zarka