SEMARANG (SUARABARU.ID)– Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan mengatakan, bulan Ramadan jadi momentum strategis bagi perusahaan, untuk memperkuat solidaritas sosial melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Hal itu seperti yang disampaikannya, saat menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama dan Pemberian Santunan Anak Yatim, yang dilakukan di Menara Mandiri Surakarta, Rabu (4/3/2026).
Hadir dalam acara itu, Wakil Dirut Bank Mandiri Henry Panjaitan, Direktur Operations Bank Mandiri Timothy Utama, Direktur Human Capital & Compliance Bank Mandiri Eka Fitria, Direktur Risk Management Bank Mandiri Danis Subiyantoro, Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Ari Rizaldi, dan Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bank Mandiri. Melalui inisiatif ini, Bank Mandiri menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah, dalam mendukung pembangunan sosial, sekaligus memperkuat keterikatan antara perusahaan, karyawan, dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
”Melalui kebersamaan dan aksi berbagi yang kami lakukan ini, Bank Mandiri berharap dapat menghadirkan keberkahan yang bermakna. Kegiatan ini sekaligus memperkuat hubungan yang harmonis, dengan masyarakat di Kota Surakarta,” kata Riduan, dalam keterangan tertulisnya.
Selain kegiatan buka puasa bersama, Bank Mandiri juga menyalurkan santunan pada warga Kota Surakarta. Santunan itu antara lain paket perlengkapan sekolah, paket kesehatan, serta paket sosial, yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan dasar penerima manfaat.
BACA JUGA: 58 Organisasi Bantuan Hukum Tandatangani Kontrak dengan Kemenkum Jateng
Sebagai bagian dari rangkaian berbagi kebaikan, Bank Mandiri pun turut menyelenggarakan kegiatan khitanan gratis, bagi anak-anak di sekitar wilayah operasional perseroan.
Secara keseluruhan, melalui program Mandiri Berbagi Kebaikan, Mandiri Group menyalurkan bantuan kepada lebih dari 114 ribu penerima manfaat, sepanjang Ramadan 1447 H. Program ini menyasar yatim piatu, lansia, dhuafa, komunitas rentan, serta masyarakat di sekitar wilayah operasional Bank Mandiri.
Bank Mandiri juga menghadirkan program mudik bersama, dalam mendukung kelancaran perjalanan masyarakat ke kampung halaman. Tahun ini Bank Mandiri menyiapkan fasilitas mudik gratis dengan 80 kota tujuan, yang dapat diikuti secara terbuka oleh masyarakat.
BACA JUGA: Kemenkum Jateng Dorong Perlindungan Hak Cipta, Perkuat Ekosistem Kreativitas di Boyolali
”Sebagai agen pembangunan, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mengintegrasikan nilai-nilai sosial, dalam setiap inisiatif perusahaan. Melalui semangat berbagi di bulan Ramadan ini, kami berharap dapat memperkuat sinergi dengan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan,” terang Riduan lagi.
Pada kesempatan itu, RCEO Region VII/Jawa 2, Iwan Tri Imawan menambahkan, kegiatan ini dihadiri 243 peserta undangan, yang terdiri dari Mandirian Region VII/Jawa 2, serta 100 anak-anak dari LKSA Yayasan Nur Hidayah Surakarta (25 anak), Graha Yatim Dhuafa (GRAY) Harapan Rabbani Solo (25), LKSA (Panti) Ihsan Sakeena Surakarta (25) dan Panti Asuhan Dharma Aji Insan (25).
Disebutkan dia, Region VII/Jawa 2, telah menyalurkan 2.250 paket bantuan sekolah untuk anak yatim piatu, yang tersebar di 27 panti asuhan, 100 paket bantuan kesehatan untuk lansia, serta 1.089 paket sembako untuk masyarakat di sekitaran kantor Bank Mandiri, yang tersebar di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
”Sebagai penutup dari rangkaian kegiatan ini, kami juga telah melakukan acara khitanan massal gratis, untuk 250 anak-anak yang tidak mampu, berkolaborasi dengan Mandiri Amal Insani (MAI),” pungkas Iwan.
Riyan













