JEPARA (SUARABARU.ID) – Penarikan Mahasiswa MdSM (Mengajar di Sekolah/Madrasah) dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Angkatan 2023 Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara Tahun Akademik 2025/2026 berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan di Madrasah Aliyah Negeri 1 Jepara, belum lama ini
Program MdSM ini merupakan bagian dari implementasi praktik lapangan kependidikan yang bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam proses pembelajaran di madrasah. Selama kurang lebih 40 hari, 13 mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Angkatan 2023 UNISNU Jepara terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran, administrasi pendidikan, serta berbagai program pendukung akademik dan non-akademik di lingkungan madrasah.
Acara penarikan dihadiri oleh Kepala Madrasah, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Aprilia Riyana Putri, jajaran Wakil Kurikulum, Wakil Kesiswaan, Wakil Humas dan Wakil Sarana Prasarana guru pamong. Suasana berlangsung meriah namun tetap khidmat, mencerminkan kebersamaan yang telah terjalin selama pelaksanaan program.
Ketua Tim MdSM Tahun 2026, Nistu Maulana Z.A, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak madrasah yang telah menerima dan membimbing mahasiswa selama menjalankan tugas praktik. Ia mengungkapkan bahwa pengalaman mengajar secara langsung di kelas menjadi pembelajaran berharga dalam membentuk kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian sebagai calon pendidik.
“Kami menyadari bahwa selama pelaksanaan program tentu masih terdapat kekurangan. Untuk itu, kami memohon maaf apabila dalam proses pembelajaran maupun interaksi terdapat hal yang kurang berkenan. Besar harapan kami, pengalaman ini menjadi bekal penting untuk melangkah sebagai pendidik di masa depan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Jepara H.Achmad Rif’an dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mahasiswa selama bertugas. Beliau menilai kehadiran mahasiswa MdSM memberikan warna baru dalam dinamika pembelajaran di kelas, khususnya dalam pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih komunikatif dan inovatif.
Ia juga berpesan agar mahasiswa terus meningkatkan kompetensi diri, menjaga semangat belajar, serta menjadikan pengalaman di madrasah sebagai refleksi untuk menjadi guru yang adaptif dan inspiratif di tengah perkembangan zaman.
Sebagai simbol kebersamaan dan kenang-kenangan, dilakukan penyerahan cenderamata dari pihak mahasiswa UNISNU Jepara kepada pihak MAN 1 Jepara. Momentum tersebut menjadi penutup rangkaian kegiatan MdSM yang penuh makna.
Dengan berakhirnya program MdSM Tahun Akademik 2025/2026 ini, diharapkan sinergi antara UNISNU Jepara dan MAN 1 Jepara dapat terus terjalin dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan, sekaligus mempersiapkan calon pendidik yang profesional, berintegritas, dan berjiwa pengabdian.
Hadepe – Nistu Maulana













