WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Terjadi lagi kebakaran kandang unggas di Kabupaten Wonogiri. Kali ini, kandang unggas milik Deni Budiharjo di Dusun Jatirejo RT 02/RW 05, Desa Pandan, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri. Lokasinya sekitar 40 Kilometer (KM) arah timur dari Ibukota Kabupaten Wonogiri.
Amukan jago merah pada kandang unggas berisi ayam sebanyak 7.000 ekor tersebut, terjadi Rabu pagi (4/3/26). Tidak ada korban jiwa, tapi menimbulkan kerugian materi yang diprediksi mencapai nilai puluhan juta rupiah.
Ini menjadi kebakaran kandang unggas keduakalinya, selang dua hari terakhir ini di Kabupaten Wonogiri. Setelah sebelumnya, Minggu (1/3/26), kebakaran kandang unggas berisi 20 ribu ekor ayam, terjadi pada rumah peternakan unggas milik Yusuf Tanto Kurniawan. Lokasinya di Dusun Tambak RT 2/RW 7, Desa Jatirejo, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri.
Kepala Satpol-PP Kabupaten Wonogiri Joko Susilo dan Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Wonogiri Joko Prayitno, melalui Koordinator Lapangan Siyanto Kembo, Rabu (4/3/26), menyatakan, Markas Induk Damkar Wonogiri memperoleh kontak permohonan pemadaman pada Pukul 04.30, langsung dari pemilik kandang.
Brandweer
Saat itu pula, piket Damkar di Markas Induk Wonogiri langsung meluncur ke lokasi. Mereka terdiri 6 personel Fire Fighter dipimpin Komandan Regu (Danru)-4 Suswanto. Keenam personel ini, terdiri atas Suswanto, Prihantoro Havid P, Anton Tri Wibowo, Anjar Teguh P, Ervin Ikhsan Purnama dan Ronny Seftyanto. Mereka meluncur ke lokasi dengan membawa serta 2 unit mobil brandweer, dan langsung melakukan tindakan. Proses penuntasan kebakaran berlangsung sampai Pukul 06.00.
Pemicu kebakaran kandang, sama persis dengan penyebab kebakaran pada rumah peternakan unggas milik Yusuf Tanto Kurniawan di Desa Jatirejo, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri pada Minggu (1/3/26) yang lalu. Yakni api dari alat pemanas ayam yang diwadah dalam tong. Karena tiupan blower begitu kuat, alat pemanas yang berada di dalam tong terlempar keluar dan menimbulkan api.
Petugas jaga di kandang unggas tidak mampu memadamkan, dan nyala api cepat berkobar menyebar meluas. Kobaran apinya membakar rumah kandang bersama ayam piaraan yang baru berusia 2 pekan. Api membakar apa saja yang berada di kandnag unggas tersebut.
Setelah menuntaskan pemadaman api kebakaran kandang unggas, para personel Firte Fighter Damkar Wonogiri baru meninggalkan lokasi, Ini sesuai dengan tekad insan Damkar, yakni pantang pulang sebelum api padam.
Menyikapi kebakaran kandang unggas yang terulang kembali hanya dalam tempo selang dua hari ini, pihak Damkar Pemadaman Pemkab Wonogiri, minta agar sistem pemanasan anak ayam dibuat dengan mengedepankan aspek safety. Sehingga, keberadaannya di kandang aman dan tidak menimbulkan kebakaran.(Bambang Pur)













