Dandim 0728 Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan melalui Penerangan Kodim (Pendim) Peltu Indra, Minggu (22/2/26), menyatakan, talud tersebut memiliki ketinggian 2,5 M. Berfungsi untuk menghindarkan ancaman longsor pada lereng tebing pekarangan masjid.
Pembangunan talud ini, menjadi salah satu wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Melalui program ini, TNI bersama masyarakat terus bergotong royong membangun sarana dan prasarana yang bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan warga.
Dalam pengerjaannya, warga masyarakat mendukung kerja dengan melakukan pengadukan adonan semen dan menyiapkan material batu. Ini demi memperlancar dan mempercepat pembangunan talud yang dilakukan melalui program TMMD Ke-127 Kodim 0728/Wonogiri.
Yang pembangunannya dilakukan bersama warga setempat, dengan cara bahu-membahu untuk mempercepat pengerjaan. Ini dilakukan sejak TMMD secara resmi dibuka oleh Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, pada Selasa (10/2/26) lalu.
Prioritas
Salah satu fokus utama kegiatan kali ini, adalah pembangunan talud masjid. Itu diprioritaskan pengerjaannya, untuk menghindari ancaman longsor. Terlebih pada saat musim rendengan ini, dimana hujan-hujan deras senantiasa turun setiap hari. Dengan semangat tinggi, para personel Satgas bersama Perangkat Desa dan warga masyarakat, bekerja tanpa kenal lelah demi mencapai target penyelesaian sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Danramil Jatipurno Kapten Inf Budiono, menyatakan, semua sasaran harus rampung sebelum penutupan TMMD. Termasuk pembangunan talud dan cor rabat jalan, yang menjadi sasaran utama pembangunan pisik pada pelaksanaan TMMD.
Setiap hari, anggota Satgas bersama warga secara bergantian melansir material batu menuju lokasi pembangunan talud. Setibanya di lokasi, material langsung digunakan untuk membuat talud penguat tebing yang dilaksanakan secara gotong royong oleh para prajurit TNI-AD bersama masyarakat.
Menurut Danramil, kekompakan dan sinergi antara Satgas TMMD bersama warga masyarakat, menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan yang menjadi sasaran pisik program TMMD. “Saya yakin seluruh anggota Satgas TMMD bersama warga, sudah terbiasa bekerja secara profesional,” tandas Danramil Jatipurno Kapten Inf Budiono. Mereka tahu cara mengatur ritme bekerja dan memperkirakan waktu, agar semua sasaran selesai tepat waktu.(Bambang Pur)













