KEBUMEN (SUARABARU.ID) – DPC PDIP Kebumen berduka. Salah satu kader terbaik yang duduk sebagai Ketua Komisi D DPRD Kebumen, Noviandri Dwi Alhadi, meninggal dunia Kamis (19/2) dinihari.
Politisi muda PDIP Kebumen berusia 38 tahun itu tutup usia setelah sempat dirawat di sebuah rumah sakit di Yogyakarta, karena menderita sakit. Meninggalnya politisi yang beralamat di Dusun Tanuraksan, Desa Gemeksekti, Kecamatan Kebumen, itu tentu mengagetkan banyak pihak.
Sebab beberapa waktu sebelumnya Dwi Alhadi masih aktif berdinas di DPRD maupun di partai. Bahkan baru saja diangkat sebagai Wakil Ketua DPC PDIP Kebumen, mendampingi Ketua DPC terpilih Saiful Hadi, dan Sekretaris Fitria Handini.
Saipul Hadi saat ini duduk sebagai anggota DPRD Provinsi Jateng untuk periode kedua. Sedangkan Fitria Handini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kebumen. Dwi Alhadi kali pertama menjadi wakil rakyat di DPRD Kebumen pada Pemilu 2019. Terpilih kembali pada Pemilu 2024.
Sekretaris DPC PDIP Kebumen Fitria Handini saat dihubungi mengaku kehilangan salah satu kader terbaiknya. Apalagi Dw Alhadi dikenal sebagai wakil rakyat yang cepat menyesuaikan diri dengan bidang tugasnya.
Dwi juga politisi yang mau belajar. Bahkan saat dialog sebagai narasumber Suara Parlemen di Radio In FM dan Kebumen TV akhir 2025, difasilitasi Kominfo Kebumen, Dwi kerap bertugas mewakili rekan fraksi yang tidak bisa hadir untuk menyuarakan kinerja dan bidang tugas komisi DPRD Kebumen.
Dwi Alhadi merupakan anak dari politisi senior PDIP Kebumen H Sudarno. Bakat politiknya mengalir dari ayahnya yang juga beberapa kali duduk di DPRD Kebumen, di era kepemimpinan Rustriningsih sebagai ketua DPC PDIP Kebumen.
Dwi dikenal pula sebagai seorang wirausaha muda di Kebumen. Selain aktif di politik, dia juga pengusaha percetakan. Saat ini Dwi Alhadi memilik empat anak dan seorang istri yang berprofesi guru.
Selamat Jalan mas Dwi. Semoga damai di sisi Nya. Aamiin.
Komper Wardopo













