SEMARANG (SUARABARU.ID) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang terus berupaya memperkuat pemenuhan hak-hak hukum bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Upaya tersebut diwujudkan melalui audiensi bersama Lembaga Bantuan Hukum Jalan Menuju Matahari (LBH JMM) di Loji Gayeng Lapas Kelas I Semarang, baru-baru ini.
Audiensi ini digelar untuk berkoordinasi dan silaturahmi terkait rencana pelaksanaan kegiatan bantuan hukum bagi warga binaan.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas pentingnya sinergi antara Lapas dan LBH, dalam menghadirkan layanan hukum yang mudah diakses, humanis, dan berkeadilan bagi warga binaan.
Kalapas Semarang, Ahmad Tohari menegaskan, kerja sama dengan LBH JMM merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan, khususnya dalam pemenuhan hak-hak hukum warga binaan.
“Kerja sama ini sangat penting untuk memastikan warga binaan mendapatkan pendampingan dan pemahaman hukum yang layak. Melalui sinergi dengan LBH, kami ingin menghadirkan pelayanan hukum yang humanis, transparan, dan berkeadilan,” ujar Tohari.
Dari hasil audiensi tersebut, disepakati akan diagendakan kegiatan sosialisasi serta layanan bantuan hukum gratis bagi warga binaan di Lapas Kelas I Semarang.
Kegiatan ini diharapkan mampu membantu warga binaan memahami hak dan kewajiban hukum mereka, sekaligus menjadi bagian dari proses pembinaan menuju reintegrasi sosial yang lebih baik.
Sebagai bentuk komitmen, Lapas Kelas I Semarang terus berupaya meningkatkan mutu layanan pemasyarakatan, termasuk dalam aspek pemenuhan hak hukum, dengan melibatkan berbagai pihak terkait secara berkelanjutan.
Ahmad Tohari menyampaikan harapannya agar kerja sama tersebut dapat memberikan manfaat bagi warga binaan.
Ning S













