blank
Bupati Grobogan Setyo Hadi menandatangani prasasti tanda diresmikannya jalur Tunjungharjo-Gubug ruas 45. Foto: dok Protkopim Setda Grobogan.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Bupati Grobogan Setyo Hadi meresmikan Jalan Gubug – Tunjungharjo Ruas 45 di wilayah Tegowanu pada Senin (26/1/2026). Peresmian jalur ini sebagai langkah konkret memperkuat konektivitas antarwilayah dan meningkatkan mobilitas masyarakat.

Peresmian Jalan Gubug – Tunjungharjo Tegowanu oleh Bupati Grobogan Setyo Hadi menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi aktivitas warga.

BACA JUGA : Datang ke UKSW Gibran Janjikan Ajak Mahasiswa Kunjungi IKN Nusantara

Pemerintah Kabupaten Grobogan menilai jalur strategis tersebut memiliki peran penting dalam menghubungkan pusat-pusat aktivitas ekonomi, sosial, dan layanan publik di wilayah selatan kabupaten.

Dalam sambutannya, Bupati Grobogan Setyo Hadi menegaskan bahwa pembangunan jalan tidak hanya berorientasi pada penyediaan fasilitas fisik semata, tetapi juga menyasar peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Setyo Hadi menyampaikan bahwa keberadaan akses jalan yang memadai akan mendukung kelancaran kegiatan ekonomi masyarakat, mulai dari distribusi hasil pertanian hingga mobilitas pelaku usaha kecil.

BACA JUGA : Bupati Minta SPPG Blora Penuhi Standardisasi Dapur MBG Aspek Instalasi Pengolahan Air Limbah

Ia menjelaskan bahwa sektor pendidikan dan kesehatan juga sangat bergantung pada kualitas infrastruktur jalan yang aman dan mudah dilalui oleh masyarakat dari berbagai desa.

Menurutnya, jalan yang baik akan memperpendek waktu tempuh warga dalam mengakses pasar, sekolah, rumah sakit, dan berbagai layanan pemerintahan lainnya.

“Pembangunan jalan ini adalah investasi jangka panjang yang akan memperkuat daya saing Grobogan di tingkat provinsi hingga nasional,” ujar Setyo Hadi.

Ia menambahkan bahwa terbukanya akses menuju kawasan industri dan pusat ekonomi baru akan mendorong pertumbuhan usaha serta menciptakan peluang kerja bagi masyarakat lokal.

Bupati Grobogan juga mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak terlepas dari peran aktif masyarakat dalam menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun.

BACA JUGA : Melalui Podcast JDIH, Kemenkum Jateng Ajak Masyarakat Manfaatkan Layanan Posbankum

Setyo Hadi menekankan bahwa jalan yang dibangun dengan anggaran besar akan mengalami kerusakan lebih cepat apabila digunakan tanpa kesadaran dan tanggung jawab bersama.

Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas demi menciptakan kenyamanan serta keamanan di sepanjang ruas jalan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Grobogan, lanjutnya, berkomitmen melanjutkan pembangunan infrastruktur lain yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Pada tahun anggaran 2026, Pemkab Grobogan telah mengalokasikan dana hampir Rp9,9 miliar untuk penanganan lanjutan Jalan Gubug–Tunjungharjo sepanjang 1,94 kilometer.

Anggaran tersebut diarahkan untuk memastikan kualitas jalan tetap terjaga dan mampu melayani peningkatan volume kendaraan di masa mendatang.

Bupati Grobogan Setyo Hadi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas dukungan anggaran yang diberikan bagi pembangunan infrastruktur daerah.

BACA JUGA : Komisi B DPRD Kota Semarang Digitalisasi Retribusi PKL, Pedagang Harus Paham Dulu

Ia menilai sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi menjadi kunci percepatan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Dengan diresmikannya Jalan Gubug – Tunjungharjo di Tegowanu, diharapkan konektivitas antarwilayah di Grobogan semakin kuat dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Bupati Grobogan Setyo Hadi berharap Jalan Gubug – Tunjungharjo Tegowanu dapat memberi manfaat luas bagi masyarakat serta menjadi simbol kemajuan pembangunan daerah yang berorientasi masa depan.

TYA WIDYA