SEMARANG (SUARABARU.ID)– Ketua Umum KONI Jawa Tengah, Dr Ir Sujarwanto Dwiatmoko MSi mengatakan, kesiapan pihaknya untuk memberikan perlindungan maksimal bagi para atlet. Menurutnya, risiko cedera maupun risiko lain saat bertanding, menjadi perhatian serius KONI Jateng.
Hal itu seperti yang dia sampaikan, usai dilakukannya penandatanganan kerja sama antara KONI Jateng dengan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Semarang Pemuda, di Kantor KONI Komplek GOR Jatidiri, Semarang, Senin (26/1/2026).
Diungkapkan juga, dengan kerja sama ini, KONI Jateng berharap para atlet, pelatih, dan ofisial dapat menjalani latihan serta pertandingan dengan perlindungan yang lebih terjamin.
”Kami ingin atlet fokus berjuang dan berprestasi untuk Jawa Tengah. Soal risiko, biar menjadi bagian yang dipikirkan bersama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Kerja sama ini sekaligus untuk meningkatkan semangat dalam meraih prestasi di berbagai ajang olahraga,” kata Sujarwanto.
Seperti diketahui, KONI Jateng menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, untuk memberikan jaminan dan perlindungan sosial bagi atlet serta pengurus, di bawah naungannya.
Melalui sinergi ini, para pelaku olahraga mendapatkan perlindungan atas risiko kecelakaan kerja, hingga risiko kematian yang dapat terjadi saat latihan maupun pertandingan.
BACA JUGA: Pengcab Inkado Semarang Gelar Ujian Kenaikan Tingkat
Langkah itu sejalan dengan Undang Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, yang menegaskan, pentingnya perlindungan dan jaminan keselamatan bagi insan olahraga. Dengan adanya jaminan sosial ini, para atlet diharapkan dapat bertanding dengan rasa aman dan tenang.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Semarang Pemuda, Mohamad Irfan menyatakan, kerja sama ini merupakan bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan bagi atlet dan pengurus olahraga, khususnya terkait keselamatan saat menjalani aktivitas olahraga.
”Atlet dapat dikategorikan sebagai pekerja nonformal, yang dapat diikutkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Ini menjadi bentuk perlindungan negara, bagi mereka yang memiliki risiko tinggi saat bertanding,” tukas dia.
Riyan













