KABAR duka datang dari sebuah apartemen di kawasan Jakarta Kamis, 23 Januari 2026. Selebgram Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di kamar apartemen tempat ia tinggal.
Kepergian perempuan kelahiran 17 Juli 1999 itu mengejutkan publik, terutama para pengikutnya di media sosial yang selama ini mengenal Lula sebagai sosok muda yang aktif dan dekat dengan penggemarnya.
Lula Lahfah dikenal sebagai kreator konten yang kerap membagikan keseharian, gaya hidup, serta potongan cerita personal melalui media sosial. Unggahan-unggahannya membangun kedekatan emosional dengan pengikut, menjadikannya figur yang cukup berpengaruh di kalangan anak muda.
Ia juga diketahui merupakan kekasih dari Reza Arap, figur publik di industri hiburan dan media digital. Namun di tengah kabar duka ini, perhatian publik beralih dari popularitas menuju kehilangan atas seorang individu muda yang telah pergi.
Berdasarkan informasi yang diterima, Lula ditemukan meninggal dunia pada 23 Januari 2026. Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti meninggalnya. Peristiwa tersebut masih ditangani sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Keluarga pun meminta agar publik menghormati privasi serta tidak menarik kesimpulan di luar informasi yang telah disampaikan secara resmi.
Menurut keterangan ayah almarhumah, Lula diketahui memiliki gangguan kesehatan berupa gerd atau gangguan lambung yang sering kambuh, serta mengalami pembengkakan di bagian usus. Kondisi tersebut diketahui keluarga dan sempat dialami Lula dalam kesehariannya.
“Gerd-nya sering kambuh, dan ada pembengkakan di usus,” ungkap sang ayah. Keluarga menegaskan bahwa informasi yang berdedar soal lula over dosis minum minuman keras itu tidak benar.
Selain itu, keluarga dan sahabat mengenang Lula sebagai pribadi yang terbuka. Ia kerap mencurahkan perasaannya kepada teman-teman terdekat.
Kebiasaan berbagi cerita tersebut menunjukkan bahwa Lula memiliki lingkungan pertemanan yang menjadi ruang aman baginya untuk mengekspresikan diri dan berbagi beban emosional.
Di ruang digital, Lula dikenal aktif dan penuh energi. Namun seperti banyak anak muda lainnya, kehidupan yang terlihat ringan di media sosial tidak selalu mencerminkan keseluruhan perjalanan hidup seseorang. Di balik unggahan yang tampak ceria, terdapat realitas kesehatan dan dinamika personal yang dijalani secara privat.
Seiring menyebarnya kabar duka, media sosial dipenuhi ungkapan belasungkawa. Kolom komentar pada unggahan terakhir Lula berubah menjadi ruang perpisahan, tempat doa dan kenangan dituliskan oleh para pengikutnya. Banyak yang mengenang Lula sebagai pribadi yang hangat, ramah, dan menghadirkan rasa nyaman melalui konten-kontennya.
Kepergian Lula Lahfah menjadi pengingat bahwa di balik sorotan dunia digital, terdapat manusia dengan kondisi kesehatan, emosi, dan cerita hidup yang nyata. Ia kini dikenang bukan hanya sebagai selebgram, tetapi sebagai seorang anak, sahabat, dan individu muda yang meninggalkan jejak sunyi di hati banyak orang.
Yohana Djola Djoru













