𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SUARABARU.ID) — Open recruitment anggota Remaja Islam Masjid Jami’ Moetiah (RISMA MOETIAH) 2026 digelar di Masjid Jami’ Moetiah, Kelurahan Tempelan, Kabupaten Blora, Minggu 25 Januari 2026, bertema ‘Generasi Berintegritas, Berilmu dan Berakhlak’,
Pemuda Hari Ini, Pemimpin Masa Depan!, saatnya pemuda menjadi bagian dari remaja masjid yang aktif, solid, dan penuh kebermanfaatan, kesempatan untuk belajar, berkontribusi, dan tumbuh bersama dalam kebaikan.
Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) II Risma Moetiah tahun 2026 digelar di masjid jami’ Moetiah Tempelan, dibuka oleh Bupati Blora, kegiatan ini diharapkan bisa menjadi percontohan pembinaan kepemimpinan remaja masjid berbasis masjid di wilayah Kabupaten Blora.
Bupati Blora, Arief Rohman mengapresiasi Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami’ Moetiah Blora dan panitia penyelenggara, menurutnya, LDK remaja masjid merupakan langkah strategis dalam menyiapkan pemimpin masa depan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kuat.
“Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi percontohan. Kedepan, saya ingin mengumpulkan remaja masjid se-Kecamatan Blora untuk dikolaborasikan dengan kegiatan pemerintah, Polres, dan Kodim,” ujar Bupati Blora.
Bupati Blora menegaskan bahwa saat ini Indonesia, termasuk Kabupaten Blora, sedang memasuki masa bonus demografi yang diwarnai oleh pesatnya perubahan sosial dan perkembangan teknologi, oleh karena itu, pendampingan terhadap generasi muda dinilai sangat penting.
“Remaja-remaja kita harus didampingi agar mampu menyikapi perubahan dengan bijak dan tetap berpegang pada nilai-nilai keagamaan,” kata Bupati Blora.
Bupati Blora meminta dukungan Kementerian Agama Kabupaten Blora untuk melakukan pendataan remaja masjid di Kabupaten Blora sebagai dasar penyusunan program pembinaan yang tepat sasaran, mulai dari kepedulian terhadap lingkungan hingga penguatan program sosial.
“Kita mendorong agar kegiatan LDK terus di-upgrade melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan Polres dan Kodim, sehingga remaja masjid dapat menjadi agen perubahan dalam pencegahan kenakalan remaja, bahaya narkoba, serta pelopor tertib berlalu lintas,” harap Bupati Blora.
Bupati Blora juga berharap kegiatan LDK II RISMA Moetiah 2026 ini dapat berjalan lancar dan bisa menjadi amal jariyah bagi pengurus DKM Moetiah.
“Bisa menjadi bekal berharga bagi para peserta dalam membangun kepemimpinan yang berkarakter, religius, dan adaptif di era modern,” tandas Bupati Blora.
Sementara itu, Ketua DKM Masjid Jami’ Moetiah Blora, Irfan Agustian Iswandaru menyampaikan bahwa kegiatan LDK II RISMA Moetiah tahun 2026 diikuti oleh 86 peserta, yang terdiri dari 31 peserta putra dan 55 peserta putri, rangkaian pembelajaran LDK II dilaksanakan mulai 25 Januari 2026 hingga 15 Februari 2026, setiap Sabtu dan Minggu, peserta mendapatkan materi dari 13 pemateri yang memiliki kompetensi dibidangnya masing-masing.
“Materi dan pola pembelajaran telah didesain sesuai dengan karakter remaja Islam, sehingga diharapkan mampu membentuk kepribadian yang religius, berakhlak, serta memiliki jiwa kepemimpinan,” jelas Irfan Agustian Iswandaru. Kudnadi Saputro













