blank
Kepala BNNP Jateng, Toton Rasyid bersama Habib Luthfi Bin Yahya. Foto: Humas

PEKALONGAN (SUARABARU.ID) – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah, Toton Rasyid melaksanakan kunjungan dan silaturahmi ke salah satu ulama kharismatik di Jawa Tengah, Habib Luthfi bin Yahya, belum lama ini.

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Habib Luthfi di Pekalongan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara BNN dengan tokoh agama, dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), khususnya di wilayah Jawa Tengah.

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah menyampaikan kulo nuwun sekaligus memohon doa restu kepada Habib Luthfi sebagai pejabat baru yang mengemban amanah memimpin BNNP Jawa Tengah. Pada kesempatan itu, Toton juga menyampaikan gambaran umum kondisi permasalahan narkoba di Jawa Tengah yang masih memerlukan perhatian serius serta kerja bersama lintas sektor.

Toton memaparkan berbagai langkah strategis yang telah dan akan dilakukan, termasuk salah satu program unggulan, yaitu ANANDA Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih dari Narkoba).

Program ini diarahkan untuk memperkuat upaya pencegahan sejak dini dengan menyasar anak-anak dan remaja melalui edukasi bahaya narkoba, penguatan karakter, serta penanaman nilai kebangsaan dan cinta tanah air.

“Program ANANDA Bersinar merupakan upaya melindungi generasi muda dari bahaya narkoba sejak usia dini. Kami ingin anak-anak Jawa Tengah tumbuh sehat, berkarakter, dan memiliki masa depan yang cerah tanpa terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” terangnya.

Ia menambahkan, perlindungan generasi muda harus dimulai sejak fase paling awal kehidupan. ANANDA Bersinarhadir bukan sekadar sebagai program, tetapi sebagai intervensi berbasis perkembangan yang memanfaatkan momentum emas pertumbuhan anak untuk menanamkan nilai, kesadaran, serta ketahanan terhadap penyalahgunaan narkotika.

Sementara Habib Luthfi bin Yahya menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah yang dilakukan BNNP Jawa Tengah. Menurutnya, persoalan narkoba tidak dapat dilepaskan dari kondisi sosial dan kebangsaan generasi muda saat ini. Secara khusus, Habib Luthfi juga menyatakan dukungannya terhadap gerakan ANANDA Bersinar serta menyampaikan kesiapan untuk membantu pemerintah apabila program tersebut dijalankan demi kemaslahatan umat dan masa depan generasi muda.

Habib Luthfi menekankan, bahwa perang melawan narkoba harus dilakukan secara bersama-sama (sengkuyung) dengan melibatkan seluruh elemen bangsa. Pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, pihak swasta, hingga keluarga harus bersinergi dan mengambil peran masing-masing.