blank
Dampak dari kebakaran mobil di garasi, menyebabkan bagian dalam mobil Opel Blazer yang terbakar, mengalami kerusakan parah.(Dok.Damkar Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Sebuah mobil Opel Blazer, semalam terbakar. Kebakaran mobil milik Joko Purwanto (61) ini, berlangsung di area carport yang menjadi garasi rumahnya. Yakni di Kelurahan Wonokarto RT 2/RW 8, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan petugas. Ada dugaan, karena korsleting jaringan kelistrikan di dalam mobil. Kebakaran mobil Opel Blazer ini, dilaporkan ke Markas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Wonogiri, Senin malam (12/1/26) Pukul 19.00.

Kepala Satpol-PP Kabupaten Wonogiri Joko Susilo dan Kabid Damkar Pemkab Wonogiri Joko Prayitno melalui Koordinator Lapangan Sriyanto Kembo, semalam, menyatakan, begitu dapat kontak permohonan pemadaman, langsung mengirimkan empat personel firefighter ke lokasi. Dipimpin Komandan Regu (Danru)-2 Suparno, membawa serta satu unit mobil brandweer untuk melakukan tindakan pemadaman.

Tidak ada korban jiwa. Proses pemadaman berlangsung sekitar 1 jam, dengan mendapatkan bantuan dari anggota Polsek Wonogiri Kota dan warga masyarakat sekitar. Api berhasil dipadamkan, tanpa meluas membakar rumah dan menjalar ke pemukiman tetangga.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, mobil yang terbakar itu memiliki pelat nomor AD 1289 AG. Usai sholat, pemilik curiga karena mencium bau gosong. Setelah dilacak, ternyata mobilnya terbakar. Terkait ini, para pemilik mobil diimbau untuk memastikan kendaraannya aman saat akan dan setelah dipakai.

Opel Blazer adalah produk mobil model campuran yang melibatkan tiga negara produsen. Yakni Jerman sebagai negara asal Opel, mesin 2.200 cc dibuat Holden di Australia, dan kemasan akhir dibalut American Style. Di Indonesia, mobil Opel Blazer dijual tiga generasi sampai berakhir pada Tahun 2005.

Sebelum era Captiva bergulir pada Tahun 2007, model sport utility vehicle (SUV) yang ditawarkan General Motors (GM) untuk Indonesia, adalah Blazer. Namun ketimbang identik merek Chevrolet, masyarakat lebih mengenalnya dengan sebutan Opel Blazer.

Pada Tahun 1996, Blazer mulai dijual di dalam negeri menggunakan merek anak perusahaan GM di Jerman, Opel. Meskipun merek Opel, lebih merepresentasikan sedan menengah dibanding SUV. Para pemilik mobil Opel Blazer di Indonesia, membentuk komunitas Blazer Indonesia Club (BIC).(Bambang Pur)