blank
PSIW berhasil mengalahkan Slawi United 3-1 pada pertandingan home di Stadion Kolodete pada babak penyisihan Grup D Liga 4 Jateng. Foto : SB/dok Humas PSIW

WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Tim PSIW Wonosobo berhasil meraih kemenangan besar 3-1 atas Slawi United dalam pertandingan home babak penyisihan Grup D Liga 4 Jateng yang dimainkan di Stadion Kolodete Wonolelo, Minggu (11/1/2025), sore tadi.

Satu gol PSIW dilesakkan Andri Arianto pada babak pertama lewat sundulan yang cukup manis. Dia sukses menyundul bola umpan lambung dari arah sayap kiri PSIW. Bola sundulan tersebut leluasa masuk ke gawang Slawi United tanpa bisa dihalau penjaga gawang.

Dua gol tambahan dibabak kedua diceploskan Irman dan Dayat. Irman berhasil menjebol gawang lawan melalui tendangan lepas dari jarah jauh. Sedangkan gol ketiga PSIW terjadi menjelang babak kedua berakhir oleh Dayat lewat tendangan umpan pendek.

Satu-satu satunya gol penghibur Slawi United diciptakan Marcelino di babak kedua setelah berhasil merebut bola berawal dari kemelut di mulut gawang PSIW. Gol tersebut tak diduga oleh pemain PSIW sehingga mereka sempat kebingungan begitu bola masuk ke gawang.

Sejak awal permainan, kedua tim sama-sama main ngotot dan keras untuk meraih poin penuh. Tukar menukar serangan terus terjadi sepanjang babak pertama dan kedua antara tim PSIW dan Slawi Unit. Permainan Laskar Kolodete dan Laskar Slawi pun cukup menarik untuk ditonton.

Kengototan permainan dua tim itu layak terjadi, sebab sebelumnya PSIW kalah 1-0 dari Persitema Temanggung saat main away di Stadion Bhumiphala dan Slawi United main imbang 2-2 dari tim Persitema di tempat yang sama.

Pelatih Slawi United Rahmat Affandi mengaku karena main home, pemain PSIW berusaha merebut tiga poin penuh. Sejak menit awal semua pemain PSIW melakukan pressing ketat pada pemain Slawi United sehingga bisa menang 3-1.

“Banyak sistem yang tidak berjalan di tim Slawi United, terutama untuk pemain depan. Di babak pertama, pemain kami gampang kehilangan bola. Di saat pemain dari tengah bawah mau support ke depan, mereka hilang bola. Maka di babak kedua sudah ada perbaikan, langsung ada peluang cetak gol,” jelasnya.

Kartu Merah

blank
Pelatih PSIW Hafiz Fajri Al-Mubarok foto bersama usai konferensi pers di Stadion Kolodete Wonolelo Wonosobo. Foto : SB/dok Humas PSIW

Salah satu pemain Slawi United, Marcelino menyebut pemain PSIW main luar biasa dengan motivasi tinggi untuk meraih poin penuh. Hal itu sangat berpengaruh bagi permainan tim Slawi United yang tidak bisa menguasai permainan penuh selama pertandingan.

“Ya, kalau dari saya, mereka (PSIW-red) sudah main dan kalah dari Persitema. Mereka pastinya ingin cari poin sempurna. Tim PSIW memainkan laga ini seperti balas dendam atas kekalahan sebelumnya. Jadi mereka itu sedang on fire. Akhirnya, kerja keras pemain PSIW di kandang berbuah kemenangan,” katanya.

Sementara itu, pelatih PSIW Hafiz Fajri Al-Mubarok sangat bersyukur timnya bisa meraih kemenangan dan mendapatkan 3 poin penuh. Poin tersebut bagi PSIW sangat berharga dan menempatkan PSIW di posisi runner up dengan nilai 3 klasemen sementara Grup D Liga 4 Jateng.

“Kami memberikan apresiasi luar biasa kepada anak-anak. Mereka telah bekerja keras di lapangan selama 90 menit. Mereka bermain dengan hati dan semangat tinggi. Tanpa pantang menyerah sampai permainan berakhir,” akunnya.

Dengan determinasi yang tinggi, sebut Fajri, para pemain PSIW ingin memberikan yang terbaik bagi pencinta sepakbola di daerah ini. Kemenangan ini dipersembahkan untuk seluruh masyarakat Wonosobo yang telah mendukung PSIW.

“Strategi dan arahan dari tim pelatih mampu diterjemahkan oleh anak-anak di lapangan. Permainan menyerang diperagakan oleh tim PSIW. Hanya memang tadi saat PSIW leanding, pemain lawan sempat melancarkan serangan untuk mengejar ketertinggalan dan berhasil membobol gawang PSIW,” tuturnya.

Dikatakan Hafiz, di beberapa momen pemain PSIW juga tampak sempat keteteran, saat pemain Slawi United menyerang. Kejadian tersebut tentu menjadi evaluasi ke depan. PSIW dalam pertandingan home ini sempat mendapatkan 3 kartu kuning dan satu kartu merah menjelang babak kedua berakhir.

“Salah satu pemain Alfan mendapatkan kartu merah setelah memperoleh dua kartu kuning. Ya, sangat disayangkan sebenarnya, karena Alfan merupakan salah satu pemain inti PSIW. Di pertandingan home kedua lawan Persitema Temanggung, PSIW menargetkan menang lagi,” tandas dia.

 

Muharno Zarka