blank
Workshop “Formula Bahagia: Hati x Otak x Ambisi”. Foto: Tangkapan Layar Yohana Djola Djoru

SALATIGA (SUARABARU.ID) — Banyak orang kehilangan arah karena sering mendengar suara orang lain. Pernyataan ini disampaikan Fernanda Rusli, serang knselr psiklogi dalam webinar nasional Formula Bahagia: Hati x Otak x Ambisi melalui platform Zoom, Sabtu 10 Januari 2025.

Fernanda menyebut, kebingungan dalam menentukan pilihan hidup bukan semata-mata disebabkan oleh keterbatasan kemampuan atau kurangnya potensi. “Orang bisa kehilangan arah karena mendengar pendapat orang tua, teman, lingkungan sosial, hingga standar kesuksesan yang dibentuk masyarakat sering kali menjadi faktor dominan yang mengaburkan suara hati sendiri,” jelasnya.

Webinar ini didukung oleh PMB ISTEK Widuri sebagai bagian dari komitmen menghadirkan edukasi yang relevan bagi generasi muda dalam mempersiapkan masa depan akademik dan kehidupan personal mereka.

blank
Fernanda Rusli, knselor psikologi, narasumber webinar. Foto: Ist.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga 14.00 WIB dan diikuti sekitar 280 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Peserta berasal dari beragam latar belakang, mulai dari siswa SMA, mahasiswa, hingga masyarakat umum yang memiliki ketertarikan pada isu pengembangan diri dan perencanaan masa depan.

Fernanda mengulas fenomena kebingungan arah hidup yang banyak dialami generasi muda, khususnya dalam menentukan pilihan pendidikan, karier, dan tujuan hidup di tengah tekanan sosial.

Fernanda menekankan bahwa proses mengenal diri sendiri tidak dapat dilepaskan dari kemampuan seseorang dalam mengenali minat pribadinya.

“Seseorang perlu mengetahui apa yang benar-benar diminatinya, apa yang membuatnya bertumbuh, dan bidang apa yang dapat dijalani dengan penuh makna. Tanpa mengenali minat, keputusan hidup sering kali hanya diambil berdasarkan tuntutan atau tren,” ujar Fernanda.

Kondisi tersebut, lanjut Fernanda, membuat seseorang menjalani hidup berdasarkan tuntutan eksternal, bukan atas kesadaran personal. Akibatnya, meskipun telah mencapai berbagai pencapaian, rasa lelah secara emosional dan ketidakpuasan batin tetap muncul.

“Keberhasilan tanpa kebahagiaan sering menjadi tanda bahwa seseorang belum benar-benar mengenal dirinya sendiri,” tegas Fernanda.

Melalui konsep Formula Bahagia: Hati x Otak x Ambisi, peserta diajak memahami pentingnya keseimbangan dalam menjalani kehidupan. “Hati dipahami sebagai pusat nilai dan makna hidup, otak berperan dalam berpikir logis dan rasional saat mengambil keputusan, sementara ambisi menjadi energi pendorong untuk terus bertumbuh dan berproses,” kata Fernanda.

Lebih lanjut, Fernanda menegaskan bahwa langkah awal dalam menemukan arah hidup bukanlah dengan membandingkan diri dengan orang lain, melainkan melalui refleksi diri yang jujur dan sadar.

Mengenal kekuatan, memahami keterbatasan, serta menyadari nilai hidup yang diyakini menjadi fondasi penting dalam menentukan pilihan hidup yang bertanggung jawab.

Dari Webinar ini peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga kesadaran baru tentang pentingnya keseimbangan antara hati, pikiran, dan ambisi.

“Webinar ini menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sejati tidak semata-mata diukur dari pencapaian besar, melainkan dari keberanian mengenal diri sendiri dan menentukan arah hidup sesuai dengan nilai yang diyakini,” kata Fernanda.

Yohana Djola Djoru