SEMARANG (SUARABARU.ID) – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin menerima audiensi Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Toton Rasyid yang berlangsung di ruang kerja Pangdam IV/Diponegoro, Rabu (7/1/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari penguatan koordinasi strategis antara TNI dan BNNP Jawa Tengah dalam mempertegas komitmen bersama memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di wilayah Jawa Tengah.
Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Toton Rasyid, menegaskan, kolaborasi antarlembaga merupakan fondasi utama keberhasilan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
“Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan secara sektoral. Sinergi dengan Kodam IV/Diponegoro menjadi kekuatan strategis dalam memperkuat ketahanan masyarakat dan melindungi generasi muda Jawa Tengah dari ancaman narkoba,” kata Toton.
Sementara itu, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin menegaskan kesiapan jajarannya untuk terlibat aktif dan berkelanjutan dalam mendukung upaya BNN.
“Kodam IV/Diponegoro siap bersinergi dan memberikan dukungan penuh terhadap program BNNP Jawa Tengah. Ancaman narkoba adalah ancaman nyata bagi ketahanan bangsa. TNI memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk hadir bersama seluruh elemen bangsa dalam menjaga generasi muda dan stabilitas wilayah dari bahaya narkoba,” tegas Pangdam.
Ia menambahkan, kekuatan teritorial TNI yang menjangkau hingga tingkat desa merupakan modal strategis dalam memperkuat upaya pencegahan narkoba berbasis masyarakat.
Audiensi ini diharapkan menjadi momentum penguatan kolaborasi berkelanjutan antara TNI dan BNN, sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam membangun Indonesia yang tangguh, berdaulat, dan bebas dari narkoba.
Ning S













