KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Pergantian tahun baru 2026 di Alun-alun Pancasila Kebumen dipastikann tidak ada pesta kembang api, namun diisi dengan doa lintas agama.
Kepala Diskominfo Kebumen Wahyu Siswanti menjelaskan, kegiatan menyambut tahun baru tetap ada namun dengan nuansa berbeda dari tahun sebelumnya. Pemkab Kebumen juga menggelar Pesta Rakyat menyediakan 20.000 porsi makan gratis tanpa voucher atau tanpa kupon.
Kemudian ada pemutaran video refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati Kebumen Lilis Nuryani dan Wakil Bupati Zaeni Miftah. Dilanjutkan sambutan Bupati Lilis Nuryani.
Acara dilanjutkan sendratari The Tale of Karangbolong, Mulai sekitar Pukul 22.00 ada pentas musik band lokal, dan dilanjutkan dengan doa lintas agama yang dipimpin para tokoh atau pimpinan agama.

Setelah doa bersama, Bupati dan Wakil Bupati serta Forkompimda akan kembali tampil memberikan pernyataan dan harapan di tahun baru 2026.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampakan, menyambut tahun baru 2026 mengajak warga agar tidak merayakan secara berlebihan, serta tetap menjaga keamanan, ketertiban dan ketenteraman masyarakat.
Bupati juga mengimbau masyarakat tidak merayakan dengan pesta kembang api serta tidak menyulut petasan, tidak melakukan konvoi kendaraan atau menggunakan knalpot tidak standar. Kepada para orang tua, Bupati berpesan agar mengawasi anak-anaknya agar tidak berpesta atau hura-hura.
“Ini sebagai wujud kepedulian atau empati kita kepada saudara-saudara kita yang tertimpa bencana,”jelas Bupati dalam selebaran yang telah diedarkan melalui berbagai media sosial.
Komper Wardopo













