SEMARANG (SUARABARU.ID) – Artificial Intelligence atau AI kini semakin dekat dengan kehidupan remaja. Dari aplikasi media sosial hingga alat bantu belajar, teknologi ini perlahan menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.
Melihat kondisi tersebut, sekelompok mahasiswa Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) yang tergabung dalam AI-Llusion mengadakan seminar literasi digital di SMA Masehi 1 PSAK Semarang dengan tema “Asli atau Ilusi?”, belum lama ini.
Ketua pelaksana AI-Llusion, Beneditto Raka B, berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan siswa tentang AI secara lebih menyeluruh. Menurutnya, pemahaman sejak dini penting agar pelajar tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga mampu memahami dampak teknologi yang mereka gunakan setiap hari.
“Kegiatan kami kemas dengan pendekatan yang santai dan mudah dipahami. Para siswa tidak hanya diajak mengenal apa itu AI, tetapi juga diajak berdiskusi tentang alasan teknologi ini bisa berkembang begitu cepat dan populer di berbagai platform digital,” kata Beneditto.
Materi disampaikan dengan contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa, sehingga terasa relevan dan tidak membosankan, oleh dua dosen ahli dari Udinus. Selanjutnya, siswa diperkenalkan pada berbagai dampak yang muncul dari penggunaan AI.
“Selain manfaatnya dalam membantu proses belajar, siswa juga diajak memahami sisi lain dari teknologi ini, seperti potensi penyalahgunaan, manipulasi informasi, hingga tantangan beretika. Tidak hanya berhenti di situ, pembahasan juga diarahkan pada peluang karier yang bisa muncul seiring berkembangnya teknologi AI di berbagai bidang,” kata Beneditto.
Agar suasana tetap hidup, rangkaian acara diselingi dengan games interaktif yang mengajak siswa menjawab pertanyaan seputar materi yang telah dibahas. Para siswa tampak antusias mengikuti permainan dan saling berlomba meraih skor tertinggi, sehingga menciptakan suasana kompetitif yang menyenangkan.

“Selain itu, siswa juga diberi ruang untuk menyampaikan pendapat dan pandangan mereka tentang AI melalui papan ekspresi yang disediakan oleh panitia,” kata dia.
Melalui kegiatan ini, AI-Llusion ingin menghadirkan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan realitas digital yang dihadapi pelajar saat ini. Seminar ini menjadi salah satu upaya mahasiswa Ilmu Komunikasi Udinus untuk ikut berkontribusi dalam membuka ruang diskusi dan pemahaman tentang teknologi yang terus berkembang di tengah kehidupan generasi muda.
Rls/wied













