WONOSOBO (SUARABARU.ID)- Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Wonosobo melakukan pemantauan keamanan obyek wisata.
Pemantauan obyek wisata dilakukan bersama tim Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) Polres Wonosobo, Polda Jawa Tengah, dengan melaksanakan kegiatan Risk Assessment Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di sejumlah objek wisata unggulan di Wonosobo.
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif guna memastikan keamanan, keselamatan, serta kenyamanan wisatawan yang diprediksi akan meningkat selama momentum libur akhir tahun.
Adapun lokasi yang menjadi sasaran peninjauan antara lain kawasan wisata Telaga Menjer dan kawasan wisata Kalianget.
Risk assessment difokuskan pada pemetaan potensi risiko di area wisata, mulai dari aspek keselamatan pengunjung, sistem pengamanan kawasan, kesiapsiagaan pengelola terhadap kondisi darurat, hingga potensi kerawanan kecelakaan maupun gangguan keamanan lainnya.
Aiptu Agus BR dari Sat Samapta Unit Pamobvit Polres Wonosobo menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memastikan setiap objek wisata telah menerapkan sistem pengamanan yang sesuai standar.
Pihaknya ingin memastikan bahwa setiap objek wisata memiliki sistem pengamanan yang memadai untuk mengantisipasi berbagai potensi risiko, baik kecelakaan pengunjung, kondisi lingkungan, maupun ancaman keamanan lainnya.
Wisata Aman

“Dengan langkah ini, diharapkan tercipta lingkungan wisata yang aman dan nyaman selama libur Nataru,” ungkapnya, Kamis (24/12/2025).
Menurutnya, hasil dari risk assessment ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi serta rekomendasi perbaikan bagi pengelola objek wisata, sehingga aspek keselamatan dan keamanan dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Disparbud Kabupaten Wonosobo, Hapipi, menyampaikan apresiasi dan merespons positif sinergi yang terjalin antara Disparbud dan Polres Wonosobo melalui Unit Pamobvit.
“Kami menyambut baik kegiatan risk assessment ini. Keamanan dan keselamatan wisatawan merupakan prioritas utama kami, terlebih menjelang libur Natal dan Tahun Baru,” ucapnya.
“Dengan adanya pendampingan dari Sat Samapta Unit Pamobvit Polres Wonosobo, pengelola objek wisata dapat lebih siap dan memahami standar pengamanan yang harus diterapkan,” jelas Hapipi.
Ia menambahkan, Disparbud Wonosobo terus mendorong pengelola destinasi wisata untuk tidak hanya berfokus pada daya tarik wisata, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan, kebersihan, dan kenyamanan pengunjung.
“Harapannya, wisatawan yang datang ke Wonosobo dapat berlibur dengan rasa aman dan nyaman, serta membawa pengalaman positif yang akan meningkatkan citra pariwisata Wonosobo,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Wonosobo bersama jajaran kepolisian berkomitmen menjaga kondusivitas sektor pariwisata, sehingga Wonosobo tetap menjadi destinasi yang aman, ramah, dan layak dikunjungi selama libur Nataru maupun periode wisata lainnya.
Muharno Zarka













