blank
Wisata edukasi yang dilakukan Disparbud Wonosobo di Desa Wisata Talunombo Sapuran. Foto : SB/dok Disparbud

WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Wonosobo terus memperkuat perannya dalam mendampingi pengembangan desa wisata.

‎Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan monitoring dan asistensi Desa Wisata Talunombo, Kecamatan Sapuran, yang dilaksanakan oleh Bidang Destinasi Pariwisata, pada Selasa 23 Desember 2025.

‎Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Disparbud Wonosobo, Hapipi, S.Kom, didampingi Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Pertama, Dimas D. Pradikta, serta Rohmat S. Romadlon, serta staf Bidang Destinasi, Kartini dan mahasiswa magang dari UNSOED dam STIPRAM.

‎Tim Disparbud disambut langsung oleh Kepala Desa Talunombo, Badarudin, bersama jajaran Pemerintah Desa Talunombo dan pengelola Desa Wisata Talunombo.

Turut hadir pula perwakilan Kecamatan Sapuran melalui Kasi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang), Khamim.

‎Dalam forum diskusi yang berlangsung konstruktif tersebut, sejumlah isu strategis dibahas sebagai bagian dari penguatan Desa Wisata Talunombo.

‎Salah satu poin utama adalah pentingnya kerja sama formal melalui nota kesepahaman (MoU) dengan berbagai pihak yang selama ini telah menjalin kolaborasi dengan desa wisata, guna memperkuat tata kelola dan keberlanjutan program.

‎Selain itu, Disparbud Wonosobo mendorong pengelola desa wisata untuk menyusun paket wisata dengan alur yang lebih lengkap dan terintegrasi, sehingga mampu menghadirkan pengalaman wisata yang utuh, edukatif, dan berdaya saing.

‎Pembahasan juga menyoroti strategi pengembangan sumber kunjungan wisatawan dari dua arah, yakni melalui kerja sama dengan biro perjalanan wisata serta penguatan promosi mandiri oleh pengelola Desa Wisata Talunombo.

‎Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Talunombo, Badarudin, menyampaikan usulan pentingnya kerja sama lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Bappeda, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dikpora, serta Dispaperkan, guna mendukung penguatan aspek perencanaan, lingkungan, pendidikan, hingga pengembangan potensi lokal secara terpadu.

Wisata Edukasi

blank
Tim Disparbud Wonosobo foto bersama dengan pengelola Desa Wisata Talunombo Sapuran. Foto : SB/dok Disparbud

‎Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Disparbud Wonosobo, Hapipi, menyampaikan tanggapan positif dan menegaskan bahwa Disparbud saat ini telah berproses menjalin komunikasi dengan Dinas Pendidikan sebagai bagian dari penguatan sektor pariwisata berbasis edukasi.

‎Pihaknya menyambut baik usulan dari Kepala Desa Talunombo terkait penguatan kerja sama lintas OPD. Saat ini Disparbud Wonosobo sudah berproses menjalin komunikasi dengan Dinas Pendidikan untuk memasukkan materi kepariwisataan dalam mata pelajaran di sekolah.

“Saat ini kita sedang berproses dalam penyusunan silabus kepariwisataan, semoga niat baik ini dimudahkan, sebagai upaya mendorong gerakan bangga berwisata di Wonosobo, serta mendukung visi RPJPD Kabupaten Wonosobo,” ujar Hapipi.

‎Sementara itu, Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Pertama, Dimas D Pradikta, juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan dan promosi digital desa wisata.

‎Ia mendorong Desa Wisata Talunombo untuk segera melakukan pendaftaran akun desa wisata pada platform nasional Jadesta (Jejaring Desa Wisata) melalui laman resmi Kementerian Pariwisata RI di https://jadesta.kemenparekraf.go.id/ sebagai upaya meningkatkan visibilitas di tingkat nasional.

‎Selain itu, pengelola desa wisata juga diimbau untuk membuat dan mengelola akun media sosial dengan penamaan yang spesifik mencantumkan “Desa Wisata Talunombo”, guna memperkuat identitas destinasi serta memaksimalkan promosi digital.

‎Selain diskusi kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi beberapa spot dan paket wisata yang ada di Desa Wisata Talunombo, mulai dari kawasan Joglo Soekarno, wahana bermain anak, edukasi pengolahan sampah desa hingga ekonomi kreatif masyarakat pengrajin anyama tas.‎

‎Melalui kegiatan monitoring dan asistensi ini, Disparbud Wonosobo berharap Desa Wisata Talunombo semakin siap berkembang sebagai destinasi unggulan yang memiliki tata kelola yang kuat, sinergi lintas sektor yang baik.

Juga mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Muharno zarka