JEPARA (SUARABARU.ID) — Sanggar Tari Mutia Vie kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan seni budaya dengan menggelar Lomba Tari Kreasi di Joglo Mutia Vie, pada Sabtu, 20 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi sekaligus kompetisi sehat bagi para penari dari berbagai kelompok usia.
Sebanyak 12 peserta ambil bagian dalam lomba ini, terdiri dari 6 peserta kategori Junior dan 6 peserta kategori Senior. Setiap penampilan menyuguhkan kekuatan kreativitas, kekompakan, serta eksplorasi gerak tari yang mendapat apresiasi tinggi dari penonton.
Founder Sanggar Tari Mutia Vie, dr. Teguh Iskandar, menegaskan bahwa lomba ini tidak sekadar ajang kompetisi, melainkan bagian dari proses pembinaan berkelanjutan.
“Melalui lomba tari kreasi, kami ingin membangun ruang belajar, berproses, dan berprestasi bagi generasi muda,” ujarnya.

Sementara itu, Ibrahim selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa antusiasme peserta menjadi energi positif bagi terselenggaranya acara. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin.
Dalam kategori Junior, Sekar Jagad berhasil meraih Juara 1 sekaligus membawa Piala Bergilir Wakil Bupati. Disusul Tari Payung sebagai Juara 2 dan Sekar Kinasih di posisi Juara 3.
Adapun pada kategori Senior, SDN Panggang 4 keluar sebagai Juara 1 dan berhak membawa Piala Bergilir Bupati, diikuti Trio Altira sebagai Juara 2 dan Bumi Swara sebagai Juara 3.
Lomba Tari Kreasi ini diharapkan menjadi wadah strategis dalam menjaga keberlanjutan seni tari sekaligus mencetak penari-penari berprestasi yang mampu membawa nama daerah di kancah yang lebih luas.
Hadepe – Ratu Andayani













