SEMARANG (SUARABARU.ID) – Dalam rangka meningkatkan kualitas pasokan air bersih bagi warga masyarakat Kota Semarang, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang kini membentuk Operation Control Center (OCC).
OCC sendiri merupakan inisiatif strategis berupa pusat kendali terpadu untuk memantau seluruh proses operasional secara real-time dan kini dalam tahap pengembangan guna meningkatkan kualitas pasokan air bersih.
inisiatif strategis yang kini dalam tahap pengembangan adalah pembentukan Operation Control Center (OCC), sebuah pusat kendali terpadu untuk memantau seluruh proses operasional secara real-time.
Plt Direktur Umum PDAM Tirta Moedal, Yulianto Prabowo, mengatakan, kehadiran OCC menandai titik balik perubahan pola kerja perusahaan. Selama ini, gangguan pelayanan diketahui setelah pelanggan menyampaikan keluhan.
“Melalui sistem ini, petugas bisa langsung memantau penurunan tekanan air, gangguan produksi, hingga dampaknya terhadap wilayah layanan. Informasi ini memungkinkan PDAM mengambil langkah cepat sebelum gangguan dirasakan pelanggan,” katanya, Minggu 14 Desember 2025.
Dirinya mengatakan, OCC memungkinkan seluruh aktivitas operasional, mulai dari produksi hingga distribusi air, dipantau secara terintegrasi.
“Jadi jika terjadi penurunan tekanan atau gangguan produksi di suatu instalasi, petugas dapat langsung mengetahui wilayah terdampak dan segera melakukan langkah perbaikan,” katanya.
Lebih jauh Yulianto menjelaskan, PDAM menyadari pembangunan OCC membutuhkan waktu dan konsistensi jangka panjang. Pengembangan OCC dilakukan secara bertahap.
“Pada fase awal, pemantauan difokuskan pada instalasi pengolahan air. Selanjutnya, sistem akan diperluas ke jaringan distribusi hingga ke ujung pelayanan pelanggan,” katanya.
Selain transformasi digital layanan, PDAM Tirta Moedal juga terus membangun loyalitas pelanggan. Sepanjang 2025, perusahaan kembali menggelar program undian bagi pelanggan yang tertib membayar tagihan sebelum tanggal 10 setiap bulan.
Adapun, dari sisi perluasan layanan, kinerja PDAM Tirta Moedal sepanjang 2025 juga menunjukkan tren positif.
“Target sambungan rumah baru yang semula dipatok sekitar 9.000 unit berhasil terlampaui, dengan total sambungan baru diperkirakan mencapai sekitar 10.000 unit,” katanya.













