blank
Pemkab Wonosobo dan Bank BRI Cabang setempat melakukan MoU layanan tehnologi keuangan. Foto : SB/dok Prokompim

WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Upaya memperkuat ekosistem layanan keuangan modern di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonosobo kembali menunjukkan progres positif.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara BRI Branch Office Wonosobo dan Pemkab Wonosobo di Kantor BRI Cabang Wonosobo.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendorong digitalisasi layanan publik, sistem transaksi daerah, serta peningkatan inklusi keuangan untuk ASN maupun masyarakat.

Penandatanganan dilakukan oleh Pimpinan BRI Cabang Wonosobo, Indra Budi Samiadji, bersama Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.

Dalam kesempatan tersebut, Indra Budi Samiadji menegaskan komitmen BRI untuk terus mengambil bagian dalam transformasi digital layanan keuangan pemerintah daerah.

Tujuan utama kolaborasi ini adalah mendukung terciptanya ekosistem layanan keuangan yang lebih modern, transparan, dan efisien di lingkungan Pemkab Wonosobo.

“BRI ingin berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan publik, digitalisasi transaksi, sekaligus memperluas inklusi keuangan bagi ASN dan masyarakat,” ujar Indra.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa fokus kolaborasi mencakup digitalisasi transaksi pemerintah daerah, optimalisasi layanan digital bagi ASN, penyediaan fasilitas QRIS di fasilitas publik dan UMKM, edukasi literasi keuangan, serta pemanfaatan produk layanan BRI sesuai kebutuhan pemerintah daerah.

“BRI memberikan dukungan melalui penyediaan sistem pembayaran digital seperti Virtual Account dan Host-to-Host, pemanfaatan BRImo, CMS dan QRIS, serta pelatihan dan pendampingan teknis untuk OPD,” tambahnya.

Teknologi Keuangan

blank
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat. Foto : SB/Muharno Zarka

Sementara itu, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menyambut baik kolaborasi ini dan menyampaikan bahwa digitalisasi merupakan kunci dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan layanan publik.

Dikatakan Bupati, teknologi keuangan harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk memberi kemudahan dan keamanan transaksi bagi pemerintah dan masyarakat.

“Dengan hadirnya BRI sebagai mitra, kami optimis implementasi digitalisasi keuangan dapat berjalan efektif dan berdampak pada peningkatan pelayanan,” tegas Afif.

Menurut Afif, optimalisasi layanan BRI seperti BRImo bagi ASN dan BRIspot untuk pembiayaan kredit bagi ASN maupun UMKM akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Perluasan QRIS hingga UMKM dan desa/kelurahan juga akan membantu pergerakan ekonomi masyarakat agar lebih cepat dan dinamis,” lanjutnya.

Melalui kerja sama ini, kedua pihak juga menetapkan beberapa indikator keberhasilan, antara lain peningkatan digitalisasi transaksi di OPD, bertambahnya pengguna aktif BRImo di kalangan ASN.

Juga tumbuhnya merchant QRIS di Wonosobo, untuk meningkatkan volume transaksi keuangan digital Pemkab dan meningkatnya kepuasan layanan publik di bidang pengelolaan keuangan.

Kerja sama BRI dan Pemkab Wonosobo diharapkan dapat menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang nyata bagi masyarakat.

“Khususnya melalui efisiensi layanan publik, pertumbuhan UMKM berbasis digital, serta peningkatan literasi keuangan secara berkelanjutan,” pungkas Afif.

Muharno Zarka