blank
Kairul Anwar saat memberikan keterangannya pada sejumlah awak media. Foto: dok/ist

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Anggota Exco PSSI yang juga calon Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah, Kairul Anwar mengatakan, pihaknya akan mengandeng pihak swasta untuk menggerakkan roda kompetisi yang nanti akan digulirkannya.

Hal itu seperti yang disampaikannya, saat ditemui sejumlah awak media di Kafe Wing Man’s, yang ada di kawasan Madukoro, Semarang, Minggu (30/11/2025). Seperti diketahui, KA, sapaan akrabnya, jadi salah satu calon yang bakal maju menjadi Ketua Asprov PSSI Jateng, selain Yoyok Sukawi.

Menurut dia, proses perjalanan sebuah kompetisi, memang memakan waktu dan biaya yang mahal. Namun hal itu akan diatasi dengan menggandeng pihak swasta, terkait dengan pembiayaan.

BACA JUGA: Tani Merdeka Indonesia Anugerahi Ahmad Luthfi sebagai Kepala Daerah Swasembada Pangan

”Apapun kompetisi sepak bola di Jateng, wajib hukumnya bekerja sama dengan pihak ketiga. Kami yakini ini pasti bisa, dan bisa berjalan baik. Sudah ada dua perusahaan swasta yang menghubungi kami, dan mereka bersedia sebagai sponsor. Ini menjadi modal bagus bagi kami,” katanya.

Terkait dengan pencalonannya, KA bersama tim terus melakukan road show ke sejumlah Asosiasi Kabupaten (Askab) dan Asosiasi Kota (Askot) PSSI di Jateng. Dia menyebut, sudah mendatangi sejumlah Askab dan Askot, untuk mendengarkan saran dan kritiknya.

Secara umum, mereka mengeluhkan tentang biaya kompetisi yang mahal, pelaksanaan program kegiatan yang selalu mendadak, serta keluhan mahalnya biaya perizinan pertandingan.

BACA JUGA: Kapolri dan Ketum PWI Heningkan Cipta untuk Korban Bencana di Sumatera

Mendengar beragam keluhan itu, pihaknya telah memiliki solusi terkait mahalnya biaya perizinan pertandingan. KA menyatakan, harus melakukan koordinasi dengan aparat keamanan sebagai penanggungjawab keamanan di wilayah Jateng.

Atas situasi dan kondisi itu, pihaknya akan menjalin kerja sama dengan Polda Jateng, guna menyamakan persepsi tentang biaya pelaksanaan kompetisi, terutama tentang perizinan

”Hal ini yang juga kita dilakukan, saat PSSI menggelar Liga 1, Liga 2, dan Liga 3. PSSI melakukan MoU dengan dengan Kapolri, sehingga ada standar biaya perizinan. Ini juga yang akan saya lakukan nanti di Jateng,” sergahnya.

Riyan