blank
42 Mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisnu Jepara semester 5 telah mengunjungi kelas Pelajar Mengukir yang diselenggarakan Yayasan Pelestari Ukir Jepara, di Galeri Jepara Wood Carving Performance di Pantai Kartini, Rabu (26/11-2025). Foto: Hadepe

JEPARA (SUARABARU.ID) –  Sebanyak 42 Mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisnu Jepara semester 5 telah mengunjungi kelas Pelajar Mengukir yang diselenggarakan Yayasan Pelestari Ukir Jepara, di Galeri Jepara Wood Carving Performance di Pantai Kartini, Rabu (26/11-2025). Kunjungan ini dalam  pelaksanaan mata kuliah Teori Pengambilan Keputusan yang diampu oleh Drs Sutarya M.M.

Karena itu dalam kunjungan ini mereka banyak menanyakan tentang latar belakang kelas Pelajar Mengukir yang saat itu diikuti oleh 22 siswa SMPN 2 Jepara, SMPN 5 Jepara, SMPN 4 Jepara dan MTs Nafa Petekeyan. Mereka  melakukan wawancara dengan instruktur yang terdiri dari  Drs Suyoto, Istiyanto,  Maryati dan Nely Kulva Anik dan dengan sejumlah peserta.

blank
Drs Suyoto bersama mahasiswa usai wawancara. Foto: Hadepe

Rangga Eko yang mendapatkan kepercayaan sebagai Komting Kelas TPK dalam pernyataannya memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Kelas Pelajar Mengukir. “Ini langkah yang baik untuk memperkenalkan seni ukir kepada para palajar di tengah-tengah minimnya pelestarian ukir dikalangan anak-anak dan remaja  ,” ujarnya.

Rangga Eko juga mengungkapkan, seni ukir  Jepara yang selama ini telah menghidupi dan mensejahterakan masyarakat Jepara saat ini memang ditingggalkan oleh pewarisnya. “Harusnya ada usaha yang serius untuk melestarikannya kembali,” ujar alumni SMAN 1 Jepara ini

blank
Mahasiswa wawancara dengan Maryati dan Nely instruktur Kelas Pelajar Mengukir. Foto: Hadepe

Ia mengaku senang bisa mengunjungi dan melihat langsung aktifitas Pengajar Mengukir. “Ternyata setelah dibimbing karya mereka cukup bagus walaupun baru dikerjakan selama 4 jam. Mungkin karena darah seni yang diwariskan oleh leluhur Jepara mengalir di dalam tubuh anak-anak,” ujarnya.

Sementara Sekretaris Umum Yayasan Pelestari Ukir Jepara Suyoto menyambut hangat kehadiran mahasiswa. “ Terima kasih kalian sudah mengunjungi ‘kawah condrodimuko pengukir  Jepara masa depan,” ujarnya. Harapan kami diantara  peserta kelak ada yang mau menekuni bidang ukir dan menjadi maestro ukir Jepara. Karena itu perlu kesinambungan program ini, tambah Suyoto

Hadepe