blank
Perwakilan dari manajemen Bandara Ahmad Yani Semarang memberikan bantuan CSR kepada warga dalam rangka mendukung program penurunan stunting di Kota Semarang, Rabu 19 November 2025. foto : AP 1

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Pemerintah Kota Semarang dalam rangka percepatan penurunan angka stunting.

Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “InJourney Airports Lawan Stunting 2025”, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menyalurkan bantuan senilai Rp 160 juta, Rabu 19 November 2025.

“Untuk mengatasi permasalahan stunting di wilayah sekitar operasional Bandara Ahmad Jenderal Yani, kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang menyalurkan bantuan senilai Rp160 juta sebagai bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Angkasa Pura Indonesia,” kata General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto.

Program yang melibatkan 21 Puskesmas di wilayah Kota Semarang ini menyasar 44 bayi berat lahir rendah (BBLR) dan balita dengan masalah gizi. Bantuan diberikan dalam bentuk pemberian makanan tambahan berupa susu formula khusus serta pendampingan, edukasi gizi, dan pemantauan tumbuh kembang bayi dan balita yang dilakukan oleh petugas gizi dari puskesmas dan kader posyandu setempat.

Pendekatan holistik ini dilakukan untuk memastikan bahwa perbaikan tidak hanya terjadi pada asupan nutrisi, tetapi juga pada perilaku kesehatan keluarga dan lingkungan.

Program bantuan ini diberikan selama tiga bulan, yang dimulai sejak awal September hingga akhir November 2025 mendatang, dengan target peningkatan status gizi balita secara berkelanjutan.

“Ini merupakan bagian dari komitmen Angkasa Pura Indonesia dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan melalui program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Diharapkan program ini mampu membantu mempercepat pencapaian target pemerintah dalam mengurangi angka stunting di Kota Semarang dalam rangka mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan bebas stunting,” imbuh Sulistyo.

Tahun 2024 lalu, Bandara Jenderal Ahmad Yani juga berperan dalam kegiatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang dengan menyalurkan bantuan senilai Rp 180 juta.

Hery Priyono