blank
Sejumlah narapidana Lapas Semarang ikuti pelatihan Barista Kafe. Foto: Dok/Lapas

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Lapas Kelas 1 Semarang menggandeng CV. Sameja Pangan Indonesia menggelar pelatihan Barista Kafe untuk warga binaan (narapidana) yang berlangsung di Unit Rotan Bidang Kegiatan Kerja, Lapas Semarang.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi dan kemandirian para narapidana. Sebanyak 10 orang narapidana mengikuti pelatihan dengan antusias.

“Dalam pelatihan ini mereka mempelajari dunia kopi, mulai dari teori hingga praktik,” ujar Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Semarang, Fonika Affandi, Selasa (11/11/2025).

Kegiatan diawali dengan materi tentang berbagai jenis kopi di Indonesia, mencakup perbedaan rasa, aroma, serta teknik pengolahan. Usai sesi teori, peserta langsung mempraktikkan proses penggilingan biji kopi menggunakan grinder, hingga tahap pengemasan produk siap jual.

“Pelatihan seperti ini bukan hanya keterampilan teknis, tapi juga membangun semangat narapidana untuk berubah dan mandiri setelah bebas nanti,” kata Fonika.

Fonika menyebut, pembekalan keterampilan Barista menjadi bagian penting dari program pembinaan kemandirian di Lapas Semarang. Selain menambah ilmu, kegiatan ini juga membuka peluang bagi warga binaan untuk berkarier di industri kopi setelah selesai menjalani masa pidana.

“Diharapkan keterampilan yang didapat mampu menjadi modal untuk memulai usaha atau bekerja di bidang kopi setelah kembali ke masyarakat. Dengan begitu, mereka bisa hidup mandiri dan berkontribusi positif,” terangnya.

Menurut Fonika, kegiatan pelatihan Barista ini merupakan upaya Lapas Kelas I Semarang dalam menghadirkan program pembinaan yang berkelanjutan dan berdampak bagi narapidana.

Ning S