Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, semalam, mengabarkana, penyerahan bantuan ternak tersebut diwujudkan dalam peralatan pencacah hijauan pakan ternak dan pengolah pupuk kandang serta 10 ekor sapi. Bantuan tersebut ditujukan kepada petani ternak secara komunal.
Program ini menjadi bagian dari implementasi Sapta Cita, yakni tujuh prioritas pembangunan yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri. Yakni tujuh program unggulan yang fokus pada sejumlah bidang, di antaranya bidang pendidikan, pertanian, ketahanan pangan, kesehatan, sektor peningkatan ekonomi, infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.
Kapolres AKBP Wahyu Sulistyo yang ikut hadir di Balai Desa Pandan, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, menyatakan memberikan dukungannya terhadap sukses pelaksanaan program Sapta Cita. Yakni dengan memberikan dukungan penuh dan berkomitmen ikut serta secara aktif demi mendukung sukses pelaksanaan program tersebut.
Bersamaan dengan kegiatan yang digelar di Balai Desa Pandan, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri tersebut, digelar sarasehan yang dikemas dengan tajuk Peningkatan Ketahanan Pangan Melalui Pembangunan sektir Pertanian.
Eromoko
Ikut hadir dalam sarasehan tersebut, Wakapolres Wonogiri Kompol Parwanto, Kapolsek Slogohimo Iptu Marman bersama unsur Forkopimcam Slogohimo.
Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, menegaskan, jajaran kepolisian di Wonogiri, senantiasa membangi sinergi kebersamaan dengan Pemkab dan para pihak terkait serta masyarakat. Tujuannya, untuk mendukung suksesnya pelaksaan program unggulan Sapta Cita, yang realisasi kegiatannya menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Itu sebagaimana yang dilakukan pula di wilayah Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri misalnya. Kapolsek Eromoko AKP Mulyadi bersama aparat Dinas Pertanian, Pengurus Kelompok tani dan masyarakat, kini mempersiapkan budidaya jagung seluas 75 Hektare (Ha), dalam upaya mendukung terwujudnya ketahanan pangan.
Lokasinay menyebar di Dusun Bokuning Lor, Desa Tempurharjo, seluas 14 Ha, dikelola oleh gabungan 12 petani dengan Ketua Kelompok Tani (Poktan) Handoko. Di Dusun Tempurharjo RT 03/RW 06 seluas 19 Ha dan RT 02/RW 06 dengan luas 18 Ha dikelola oleh 16 petani di bawah pimpinan Herudin. Di Dusun Guyangan, Desa Tempurharjo, seluas 24 Ha, dibudidayakan oleh 21 petani dipimpin Ketua Poktan Mujiono.
Kapolsek Eromoko AKP Mulyadi, menyatakan, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan melalui sektor pertanian, khususnya untuk komoditas tanaman jagung.(Bambang Pur)













